Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

PSIK Klaten Akhirnya Dapatkan Momentum Kebangkitan di Liga 3 Jateng

Niko auglandy • Kamis, 29 September 2022 | 04:53 WIB
Jalannya pertandingan PSIK Klaten kontra AT Farmasi Surakarta dalam lanjutan Liga 3 Jawa Tengah di Stadion Trikoyo Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
Jalannya pertandingan PSIK Klaten kontra AT Farmasi Surakarta dalam lanjutan Liga 3 Jawa Tengah di Stadion Trikoyo Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – PSIK Klaten menjalani laga keduanya dalam Liga 3 2022 zona Jawa Tengah dengan hasil manis saat menjamu AT Farmasi di Stadion Trikoyo Klaten, kemarin sore (28/9). Laskar Harimau Merapi (julukan PSIK) berhasil mengalahkan wakil dari Kota Surakarta tersebut dengan keunggulan meyakinkan tiga gol tanpa balas.

Dalam pertandingan tersebut PSIK Klaten menurunkan pemain terbaiknya. Seperti Andrid Wibowo hingga Arya Seta sejak awal laga. Di babak pertama tuan rumah sukses unggul lebih dulu di menit ke-27’, lewat aksi Arya Seta. Bola sebenarnya sempat membentur tiang, namun bola liar langsung disantap Arya dengan menyambut tendangan keras ke gawang AT Farmasi hingga berbuah gol.

Di menit ke-42’, seharusnya gol kedua bisa tercipta, Arya seta sudah one-on-one dengan kiper AT Farmasi, sayang tendangannya malah melambung di atas mistar gawang.

Dapat dukungan dari suporter fanatiknya, yakni Alaska yang memadati tribun penonton, pemain PSIK main makin ngotot. Pada menit ke-52’, pemain AT Farmasi melakukan handball di kotak terlarang, tanpa ampun wasit menunjuk titik putih. Arya yang jadi algojo tak menyia-nyiakannya, dan membuat PSIK unggul jadi 2-0.

Dominasi PSIK masih tetap berjalan sepanjang laga babak kedua. Pergerakan Andrid Wibawa dari sisi sayap membuat pertahanan AT Farmasi ketar ketir. Puncaknya Andrid sukses mencatatkan namanya di papan skor, usai sundulannya hasil tendangan corner Abdul Aziz di menit ke-83’ berbuah gol. Hingga akhir laga skor 3-0 untuk PSIK tak berubah.

"Memang pada pertandingan di kandang ini kami tekankan untuk tampil menyerang. Menempatkan lima pemain di depan dan menyisakan satu pemain di tengah. Alhamdulillah kami meraih poin penuh perdana untuk PSIK Klaten,” ucap Pelatih Kepala PSIK Klaten Nanang Kurniawan kepada Jawa Pos Radar Solo usai laga, kemarin (28/9).

Lebih lanjut, Nanang mengungkapkan, meski berhasil memenangkan pertandingan masig ada sejumlah hal yang dievaluasi. Terlebih saat kalah telak 2-4 Persebi Boyolali, banyak hal yang masih perlu dimatangkan lagi.

Salah satunya soal masalah fisik, karena stamina pemain PSIK dianggap kurang prima untuk bisa main full selama 90 menit. Chemistry antarpemain juga harus lebih dimatangkan lagi. “Ada jeda waktu sekitar satu minggu sebelum melawan Persebi Boyolali. Kami akan memperbaiki untuk fisik dan chemistry. Tentunya harus lebih baik dari pertandingan ini,” ucap Nanang.

Sementara itu usai laga Andrid Wibawa mengakui ikut senang bisa mencetak gol buat timnya. “Kedepannya kita harapkan harus lebih baik. Termasuk untuk banyak latihan terkait finishing,” ucap eks winger Persis Solo musim 2013-2016 tersebut.

Sementara itu menanggapi kekalahan perdananya Liga 3 ini, Pelatih Kepala AT Farmasi Surakarta Anom Putrantoro mengungkapkan jika anak asuhnya masih demam panggung di pertandingan pertamanya itu. “Secara kualitas sebenarnya kami sama (dengan PSIK Klaten). Tapi untuk hasil kami kurang beruntung. Hingga akhirnya kalah 3-0,” ucap Anom.

Lebih lanjut, Anom akan memperbaiki dari sisi transisi dari menyerang ke bertahan maupun sebaliknya. Terutama saat nantinya menjadi tuan rumah menjamu Persebi Boyolali di Stadion Kridanggo, Salatiga, 2 Oktober mendatang. (ren/nik) Editor : Niko auglandy
#AT Farmasi #Liga 3 2022 #PSIK Klaten