“Atas nama keluarga besar Asprov PSSI Jateng, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang ditinggalkan dan berharap kejadian jatuhnya korban di sepak bola tidak terjadi lagi,” ungkap ketua umum Asprov PSSI Jateng Yoyok Sukawi.
"Pada emergency meeting exco juga sudah kami putuskan untuk Liga 3 Jawa Tengah akan kami tunda dulu selama sepekan dan setelah itu kami akan tinjau kembali berdasarkan situasi dan kondisi setelah ini," paparnya.
Laga lanjutan Liga 3 Jateng, harusnya kemarin lima klub asal eks Karesidenan Surakarta bertanding. Dimana Unsa FC melawan Persika Karanganyar di Stadion UNS, lalu AT Farmasi versus Persebi Boyolali di Stadion Kridanggo Salatiga, dan Putra Surakarta melawan Persipur Purwodadi di Stadion Gelora Merdeka. Tiga laga ini dipastikan ditunda.
“Keputusan penundaan ini sudah didasari pertimbangan yang matang. Kami tidak mau menunggu-menunggu lagi, karena ini sudah tragedi kemanusiaan dan force majeure. Karena bagaimanapun, kami bertanggung jawab terhadap seluruh pelaksanaan kompetisi,” beber Ketua Askot PSSI Surakarta Rio Arya Surendra.
Dengan adanya kejadian ini, Rio berharap rivalitas tidak lagi mencederai sportivitas. “Ya apapun itu hasilnya, kalau menang ya hormat dengan lawan, kalau kalah ya harus tetap hormat. Saya harap para suporter bisa semakin dewasa dalam menyikapi segala hasil di lapangan,” beber pria yang juga pembina Unsa FC tersebut. (nis/nik) Editor : Damianus Bram