Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Muhammadiyah dan HW, Semakin Eksis di Dunia Sepak Bola Modern

Niko auglandy • Selasa, 10 Januari 2023 | 19:22 WIB
Pertandingan  Persis Solo kontra Hizbul Wathan FC di Stadion Manahan (23/11/2021)
Pertandingan Persis Solo kontra Hizbul Wathan FC di Stadion Manahan (23/11/2021)
RADARSOLO.ID - Muhammadiyah melalui klub Hizbul Wathan atau HW eksis di denia sepakbola jauh sebelum Indonesia merdeka. Bahkan klub HW menyebar di berbagai kota, dan etiap kota memiliki klub bernama HW.

Di era sepak bola modern seperti saat ini, eksistensi HW ternyata sudah sampai ke fase terjun di sepak bola profesional. Tepatnya eksis di kompetisi Liga Indonesia.

Tahun 2021, Persis Solo dua kali bertemu dengan HWFC di Liga 2 2021. HW FC awalnya didirkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, dan bermarkas di Sidoarjo
Klub ini membeli lisensi dari klub Semeru FC Lumajang yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta Liga 2 2020, namun gagal berkompetisi karena munculnya pandemi Covid-19. Semeru FC sendiri adalah klub yang promosi dari ajang Liga 3 2019.

Di akhir 2020, nama klub ini akhirnya diubah menjadi Hizbul Wathan Football Club atau HWFC. Tepatnya setelah pembelian lisensi sukses dijalani kedua belah pihak.

Sayangnya eksistensi HWFC di kasta kedua Liga Indonesia hanya seumur jagung. Karena di akhir musim Liga 2 2021, klub ini harus terdegradasi ke kasta ketiga Liga 3 2022/2023.
Di lain sisi, saat di kompetisi Liga 2 2021, Persis dua kali bertemu HWFC di babak penyisihan. Kedua laga digelar di Stadion Manahan, sesuai kesepakatan kedua tim.

Di pertemuan pertama, Persis menang 2-1 pada 18 Oktober 2021. Dan di pertemuan kedua pada 23 November 2021, Persis kembali menang, kali ini dengan skor akhir 3-1.
Di klasemen akhir penyisihan grup C Liga 2 2021, PSHW ada di posisi juru kunci dari enam peserta. Dari 10 laga, HWFC tak bisa menang sekalipun. Tim ini hanya bisa meraih poin dari empat kali seri. Sedangkan enam laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Di lain sisi, klub bernama HW di kompetisi resmi Liga Indonesia ternyata ada yang lain juga. Ada juga klub lain bernama serupa, yakni PSHW Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) FC. Klub ini terjun di Liga 3 zona Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).

Selain itu di kompetisi Liga 3 Jogja juga, perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya, yakni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juga ikut eksis di Liga 3 Jogja. Dimana UAD membentuk klub bernama UAD FC yang beberapa tahun terakhir berkompetisi di Liga 3 Jogja.
Itu artinya PSHW UMY FC dan UAD FC sama-sama bermain di kompetisi Liga 3 Jogja sejak beberapa tahun terakhir, dan jadi salah satu rival di lapangan hijau.

Ada pembahasan menarik lainnya soal Muhammadiyah maupun HW di dunia sepak bola. Untuk informasi lainnya, klik judul di bawah ini:
1-Muktamar Muhammadiyah Sempat Dimeriahkan Pertandingan Sepak Bola
2-Pergerakan Kiprah HW di Dunia Sepak Bola, Dimulai dari Kota Ini
3-Eksistensi PSHW Kota Solo Ada Peran Tim Sepak Bola Jogja
4-Ini Para Legenda dan Tokoh Penting HW Solo di Dunia Sepak Bola
5-Sebelum Indonesia Merdeka, Hizbul Wathan Solo Aktif Bertanding
6-Kompaknya HW Solo dan HW Jogja di Lapangan Hijau
7-Selain di Balai Persis, Pusat Organisasi Persis Solo Juga Pernah di Tempat Ini

Atau bisa juga menonton pembahasannya secara lengkap di akun Youtube Radar Solo TV berjudul Sambernyawaklopedia #7: Kiprah Muhammadiyah dan HW di Dunia Sepak Bola, atau klik link ini. (nik) Editor : Niko auglandy
#hw #persis solo #hizbul wathan