Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persis Solo Gelar Laga Amal untuk Dunia Pendidikan, Usai Didirikan Maret 1923

Niko auglandy • Rabu, 11 Januari 2023 | 22:23 WIB
MENGHIBUR: Legenda Persis Solo era 1960 an Frans Setiabudi berebut bola dengan ratusan siswa SD dalam merayakan Hari Anak di Lapangan Sumber, (22/7). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
MENGHIBUR: Legenda Persis Solo era 1960 an Frans Setiabudi berebut bola dengan ratusan siswa SD dalam merayakan Hari Anak di Lapangan Sumber, (22/7). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Persis Solo lahir 1923 dengan nama awal Vorstenlandsche Voetbal Bond, atau VVB. Lahirnya VVB tentu jadi semangat kaum pribumi, khususnya untuk mengembangkan spirit kebangsaan dari dalam lapangan hijau.

Animo masyarakat untuk memainkan sepak bola juga jadi semakin berhembus kencang usai VVB didirikan. Salah satu bukti nyatanya adalah, tak lama usai VVB didirikan, digelar rangkaian pertandingan sepak bola di Kota Solo. Tepatnya digelar di lapangan Alun-Alun Selatan Kota Solo, pada 7-13 April 1923.

Koran terbitan Solo kala itu, Darmo Kondo mencatat pertandingan ini bukan hanya diikuti klub dari Solo saja, tapi ada juga klub dari Jogja, Semarang, hingga Klaten. Semua pertandingan menyita perhatian masyarakat Solo dan sekitarnya kala itu.

Pada Sabtu, 7 April 1923, Mars Solo jadi laga pembuka untuk melawan DOM Jogja. Pertandingan lainnya adalah Romeo asal Solo melawan DED dari Jogja. Dilanjutkan De Leeuw asal Solo ditantang klub bernama Pasoepati asal Jogja. Kemudian keesokan harinya, Legion Solo melawan Hizboel Waton Jogja, hingga Mokis Klaten melawan VVD Semarang.

Pada tanggal 12 April 1923 klub Solo Bond bertanding melawan VVB dari Semarang. Solo Bond terdiri dari beberapa pemain terbaik dari Legion, Mars, De Leeuw, dan Romeo, yang di laga sebelumnya di turnamen ini sudah bertanding.

Pertandingan Solo Bond melawan VVD dari Semarang berakhir imbang dengan skor akhir 0-0. Sehari berselang, Solo Bond kembali bertanding lagi. Kali ini menantang tim Rest Solo. Tim Rest Solo juga terdiri dari pemain asal empat klub lokal Solo yang bertanding di festival sepak bola ini.

Bedanya mereka adalah yang tak bergabung di tim Solo Bond saat bertanding melawan VVD. Tim Rest Solo melawan Solo Bond digelar pada (13/4/1923). Pertandingan di turnamen ini berjalan dengan sangat menarik. Walau sempat ada hujan lebat juga yang muncul saat laga Romeo lawan DED.

Penonton yang hadir juga dari berbagai macam background. Beberapa bangsawan juga turut hadir menonton pertandingan ini. Tapi ada hal menarik dari turnamen ini. Dimana, 80 persen dari hasil pendapatan keuntungan bersih tiket masuk penonton, ternyata didermakan ke sekolah Muhammadiyah. Sementara sisa 20 persennya, akan masuk ke kas anggota Persis.

Untuk informasi lebih lengkap soal pembahasan ini, bisa dilihat di channel Youtube Radar Solo TV, dengan judul: Sambernyawaklopedia #2: Terbentuk 1923, Persis Solo Sering Gelar Laga Amal. Atau bisa juga KLIK DISINI.

Untuk berita terkait, baca juga kisah di bawah ini:
1. Melangkah, Sebuah Pergerakan Positif Persis Solo di Luar Lapangan Hijau.
2. Berdiri 1923, Ini Nama Pendiri hingga Pengurus Pertama Persis Solo.
3. Sepertinya, Ini Skuad Pertama Persis Solo Pada Tahun 1923.
4. Persis Solo Gelar Laga Amal untuk Dunia Pendidikan, Usai Didirikan Maret 1923.
5. Belum Genap Setahun, Persis Solo Gelar Laga Amal untuk Veteran Perang.
6. Ramaikan Pasar Malam 1924, Persis Solo Jajal Klub Ternama di Zamannya.
7. Persis Solo Sempat Ikut Jadi Pendiri Komite Penolong Kesengsaraan Umum.
8. Persis Solo Sempat Gelar Laga Amal Buat Korban Gempa Jogja. (nik) Editor : Niko auglandy
#persis solo #Sambernyawaklopedia