Pemrakarsa berdirinya Pasoepati Mayor Haristanto mengaku dari tahun ke tahun banyak perubahan yang terjadi. Kerusuhan dan bentrok suporter makin jarang terjadi.
"Ini sesuai jargon awal pendirian Pasoepati, revolusi citra baru suporter Indonesia," tegasnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (8/2/2023).
Presiden Perdana Pasoepati 2000-2001 ini menceritakan pada 2000 masih ada koor teriakan, lagu-lagu, ataupun chant berlirik rasis. Misalnya "bise diobong" dan sebagainya. Kini lambat laun chant-chant itu makin tidak terdengar di stadion, dan ditinggalkan oleh suporternya
"Menandai tepat usia ke-23, saya berharap suporter Pasoepati semakin dewasa dan humanis. Tak lupa, ramah saat menjalin persahabatan maupun persaudaraan dengan suporter kota lain yang hadir ke Solo," katanya.
Kedewasaan Persis memang semakin diperlihatkan. Salah satunya belum lama ini Pasoepati dan suporter PSIM Jogja yakni Brajamusti dan The Maident resmi islah. Ini menandai sebuah poin positif dari persaudaraan antara komunitas suporter.
Di lain sisi, tahun ini Indonesia punya event yang cukup bergengsi. Yakni Piala Dunia U-20 2023. Solo jadi salah satu tuan rumahnya. Mayor berharap Pasoepati bisa ikut menyukseskan acara ini, dan bisa menjamu supporter ataupun penonton dari luar negeri yang nantinya akan hadir ke Kota Solo melihat kompetisi ini.
"Solo dipilih sebagai venue pertandingan yang akan dihadiri suporter mancanegara. Tunjukkan Solo kota ramah, hangat, dan peduli. Pasoepati ikut menjaga nama baik kota. Meski Timnas Indonesia mungkin tidak bermain di Stadion Manahan sekalipun," imbuhnya.
Sementara itu, Pasoepati juga mendapatkan ucapan selamat dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam bentuk sebuah video.
"Selamat ulang tahun ke-23 untuk Pasoepati, pasukan suporter Solo paling sejati. Terus dukung dan kawal Laskar Sambernyawa dimanapun bertanding. Dengan tetap membawa cinta, damai, dan persatuan," ucap Ganjar.
Dengan itu, lanjutnya, derajat dan prestasi sepak bola dalam negeri bisa ditingkatkan.
"Sukses selalu untuk teman-teman semua, semoga musim ini dan musim-musim selanjutnya, Persis meraih hasil terbaik di liga tertinggi Indonesia," paparnya. (nis/nik) Editor : Damianus Bram