"Iya, ini awal pelaksanaan dari rencana kompetisi berjenjang Askot PSSI Surakarta," beber Ketua Askot PSSI Surakarta Rio Arya Surendra kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (8/3/2023).
Agenda ini sebagai wadah pembinaan sepak bola usia dini. Sekaligus sebagai ajang untuk silaturahmi antar lembaga atau tim pembina pemain di Kota Bengawan.
"Karena ini kompetisi PSSI Kota Surakarta, jadi hanya wilayah Kota Solo saja," tambah Rio.
Kompetisi ini rencananya akan digelar di Stadion Mini Surakarta, 18-19 Maret mendatang. Diikuti 24 tim.
"Jadi ada dua prioritas. Yang pertama adalah klub anggota PSSI Surakarta, yang kedua adalah sekolah sepak bola (SSB) atau akademi affiliasi PSSI Surakarta. Semuanya di lingkup wilayah Surakarta," jelas Rio.
Namun, lanjutnya, jika prioritas pertama sudah mencukupi kuota 24 tim, maka pendaftaran akan ditutup. "Tapi jika belum mencukupi hingga tenggat waktu pendaftaran akan dibuka prioritas kedua untuk SSB akademi afiliasi," tambahnya.
Indonesia Muda (IM) memastikan ikut dalam kompetisi ini. "Kami dari IM ikut. Kami ingin berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Memang ini yang kami tunggu-tunggu. Jangan sampai tidak ada kegiatan. Ini harus berkelanjutan," beber Ketua IM Cabang Surakarta Didik Supriyadi. (nis/nik) Editor : Damianus Bram