Kemenangan 2-0 dari tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada Selasa (7/3), memang membangkitkan semangat Sapeh Kerrab dalam memburu poin kembali. Apalagi Madura United akan bermain di kandang sendiri.
Meski demikian, Madura United tetap mewaspadai kebangkitan skuad Elang Jawa. Terlebih Sapeh Kerrab dipastikan tak akan diperkuat tiga pilar seperti Lulinha akibat akumulasi kartu, Novan Sasongko yang cedera, serta Ricki Ariansyah setelah mengalami benturan dengan pemain PSIS sebelumnya.
“Yang jelas, kondisi tim semakin bagus setelah kemenangan dari (kandang) PSIS,” ujar pelatih sementara Madura United Rahmat Basuki.
“Kami mendapatkan hasil positif yang tentunya mengangkat mental dan motivasi pemain,” imbuh dia.
Sementara PSS juga datang dengan kondisi timpang. Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengakui, ada sejumlah pemain yang cedera sehingga tidak dapat diikutkan dalam pertandingan.
“Kami membawa 21 pemain untuk laga kontra tuan rumah Madura United. Memang banyak sekali pemain-pemain yang cedera, ada Jihad Ayoub, Jonathan Cantillana, Nurdiansyah, Saddam Gaffar, dan Muhammad Ridwan,” tuturnya.
“Jadi, mereka tidak bisa tampil untuk pertandingan ini. Kami tim pelatih memaksimalkan pemain yang ada,” jelas pelatih yang merupakan mantan pemain timnas Indonesia tersebut.
Namun, Seto akan mengupayakan hasil maksimal di laga tersebut. Pelatih berusia 48 tahun ini bakal melakukannya demi mendongkrak posisi Elang Jawa di klasemen sementara Liga 1 musim ini.
PSS masih tercecer di posisi 16 dengan torehan 28 poin. Sementara Madura United berada di peringkat 6 dengan koleksi 45 angka. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria