Dalam sambutannya, Agoes berharap ke depan rekan-rekan Pasoepati dapat bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada di Kota Bengawan. Selain itu, yang pasti adalah terus mendukung bond kebanggaan wong Solo, siapa lagi jika bukan Persis Solo.
”Mungkin kedepan, bisa lebih berguna bagi masyarakat luas,” ungkap Agoes.
Bicara soal konteks sosial, Pasoepati juga baru saja me-launching ambulans. Kendaraan tersebut diharapkan bisa berguna bagi masyarakat, khususnya warga di eks Karesidenan Surakarta yang membutuhkan.
Sementara itu dalam pelantikan ini, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa memberikan sambutan yang diwakili staf ahli Wali Kota Surakarta Heri Purwoko. Teguh berharap para pengurus dapat menjalankan amanahnya untuk kemajuan Pasoepati.
"Banyak organisasi pecinta sepak bola yang memberi dukungan penuh pada tim kesayangannya sampai berpindah anarkis, bahkan sampai yang menyebabkan ketakutan dan kekhawatiran masyarakat. Namun, tidak demikian bagi Pasoepati," tulis Teguh.
Menurut Teguh, siapapun yang bertanding dan berlaga, kemudian siapa yang menang atau kalah, Pasoepati tetap komitmen untuk menjunjung sportivitas.
"Kota Solo juga sudah memiliki aset stadion yang bertaraf internasional sehingga kita wajib merawat bersama-sama. Saya berharap pengurus kabinet Pasoepati yang dilantik saling bahu membahu. Termasuk bisa menunjukkan kepada publik jika mereka mampu menjadi pengurus yang dapat menjalankan amanah, serta bisa bekerja sama dengan para stakeholder, termasuk dengan Askot PSSI Surakarta," terangnya. (nis/nik) Editor : Damianus Bram