RADARSOLO.COM - Kapten Persis Solo Eky Taufik menyebut klub yang dibelanya merupakan legenda sepak bola Indonesia. Lantaran, usia tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini sudah menginjak 1 abad.
Ya, pada 8 November 2023 usia bond kebanggaan wong Solo sudah mencapai 100 tahun. Klub ini punya sejarah panjang. Salah satunya yakni menjadi tim pendiri PSSI bersama enam klub lainnya pada tahun 1930 silam.
"100 tahun bukan usia yang muda. Ini sudah seperti legendnya sepak bola Indonesia," ujar bek asli Sragen tersebut dalam acara Press Conference Sambernyawa Festival di Solo Safari, Rabu (8/11).
Eky sudah bergabung menjadi keluarga besar Persis Solo selama tiga tahun. Dirinya ikut andil membawa Persis menjuarai Liga 2 2021 plus promosi ke Liga 1.
"Saya sangat bangga sekali menjadi bagian bersejarah bagi tim ini," kata Eky.
Bicara harapan di 100 tahun, Eky dan pemain lainnya ingin mengukir prestasi yang lebih baik lagi. Apalagi kini Persis sedang berkompetisi.
"Kami berharap di akhir kompetisi nanti Persis berada di peringkat terbaik. Target kami 5 besar. Minta doanya seluruh warga Solo. Pada malam hari nanti kami akan berjuang lagi melawan PSS Sleman. Menurut saya ini bakal jadi kado terindah apalagi ada tiga poin. Kami akan fight dari menit awal hingga akhir. Saya akan sampaikan ke rekan rekan bahwa kado terindah (100 tahun) itu menang," ujar dia.
Disinggung soal antusiasme suporter dalam perayaan 100 tahun, Eky mengaku takjub.
"Saya lihat di sosial media, animo suporter di 100 tahun Persis Solo luar biasa. Ini bisa jadi semangat bagi kami di lapangan. Karena 100 tahun itu umur yang sangat tua, sangat legend untuk sepak bola Indonesia," tambahnya. (nis/dam)
Editor : Damianus Bram