Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hasil Indonesia vs Jepang di Laga Penutup Grup D Piala Asia 2023, Garuda Masih Punya Asa ke Babak 16 Besar

Syahaamah Fikria • Kamis, 25 Januari 2024 | 05:07 WIB
Pemain Indonesia Marselino Ferdinan (tengah) menggiring bola dan dihalangi pemain Jepang Jepang Reo Hatate (kanan) dan Yuta Nakayama (kiri) pada laga penutup grup D Piala Asia 2023, Rabu (24/1/2024).
Pemain Indonesia Marselino Ferdinan (tengah) menggiring bola dan dihalangi pemain Jepang Jepang Reo Hatate (kanan) dan Yuta Nakayama (kiri) pada laga penutup grup D Piala Asia 2023, Rabu (24/1/2024).

RADARSOLO.COM - Timnas Indonesia harus akui kehebatan Jepang dalam laga penutup Grup D Piala Asia 2023 Qatar di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Rabu (24/1) malam. Usai menelan kekalahan 1-3.

Dilansir dari Antara, gol pertama Jepang dicetak pada menit ke-5 oleh Ayase Ueda. Dia kembali meyumbangkan gol kedua bagi Jepang di menit ke-54.

Adapun satu gol justru didapat dari gol bunuh diri Justin Hubner pada menit ke-88.

Sementara itu, satu gol Indonesia diciptakan oleh Sandy Walsh di menit ke-90+1.

Di laga terakhir Drup D Piala Asia 2023 ini, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) mengubah satu susunan pemain.

Di mana Asnawi Mangkualam, yang mencetak gol pada pertandingan lawan Vietnam lalu, digantikan oleh Rizky Ridho.

Sementara pelatih Jepang Hajime Moriyasu terlihat mengubah total susunan empat pemain belakang yang selalu tampil pada dua laga awal, di mana saat itu mereka kebobolan dua gol.

Empat pemain Jepang tak tak turun lapangan malam ini adalah Yukinari Sugawara, Ko Itakura, Shogo Taniguchi, dan Hiroki Ito.

Mereka digantikan Seiya Maikuma, Takehiro Tomiyasu, Koki Machida, dan Yuta Nakayuma.

Adapun terkait jalannya pertandingan malam ini, Indonesia tak mengawalinya dengan baik.

Bahkan, baru memasuki menit ke-5, skuad Garuda harus kebobolan gol lewat penalti Ayase Ueda.

Gol ini bermula dari Jordi Amat yang melakukan kontak kecil dengan Ueda, membuat sang pemain terjatuh di kotak penalti.

Wasit asal Bahrain yang memimpin laga, Khamis Mohamed Al-Marri mulanya tidak tertarik pada insiden tersebut.

Namun, kemudian dia memutuskan memberikan penalti untuk Jepang setelah melihat Video Assistant Referee (VAR).

Ayase Ueda yang menjadi algojo penalti pun berhasil membobol gawang Indonesia, meski kiper Ernando Ari telah menebak arah bola dengan tepat.

Setelahnya, Jepang terus menggempur pertahanan Indonesia. Walau tetap tak mengubah skor pertandingan.

Hingga pada menit ke-31, justru Indonesia mendapatkan peluang.

Diawali swing ball Marselino ke Sandy Walsh di sisi kanan, skuad Garuda melakukan skema serangan rapi.

Bola lalu diarahkan kembali ke sisi kiri dan dikuasai Pratama Arhan.

Arhan menemukan pergerakan Marselino, di mana ada ruang kosong di sisi kiri, kemudian diakhiri umpan tarik.

Sayang, serangan ini masih bisa dihalau bek Jepang.

Selepas peluang itu, Jepang kembali mendominasi serangan.

Bahkan, Tafekusa Kubo dan kawan-kawan hampir menggandakan keunggulan, seandainya tendangan Keito Nakamura pada menit ke-34 tidak digagalkan tiang gawang.

Di sisa menit babak pertama, Jepang masih menguasai pertandingan.

Namun, bola serangan yang dialirkan tim Samurai Biru itu selalu bisa dimentahkan pertahanan tim Garuda.

Hingga babak pertama berakhir, skor 0-1 untuk masih bertahan untuk keunggulan Jepang.

Memasuki babak kedua, Jepang menggandakan keunggulan saat laga baru 6 menit berjalan.

Lagi-lagi Ueda mencetak gol, setelah mendapat umpan datar dari Ritsu Doan yang diawali situasi serangan balik.

Satu menit itu, Timnas Indonesia hampir kebobolan gol ketiga.

Beruntung, tendangan Doan yang terbebas dari kawalan masih menyamping tipis.

Doan lalu kembali menjadi momok bagi Indonesia. Dia lagi-lagi hampir mencetak gol, andaikata tendangannya tak kembali menyamping.

Marselino sempat memberikan ancaman pada menit ke-62 ketika tendangannya masih melambung dari gawang Jepang.
Satu menit setelahnya, Jepang kembali mendapatkan peluang emas.

Sundulan Doan pada menit ke-63 hampir menjebol gawang Indonesia.

Namun bisa digagalkan Justin Hubner yang berdiri tepat di garis gawang.

Shin Tae Yong memasukkan Elkan Baggot di menit ke-73, menggantikan Egy Maulana Vikri yang cedera.

Uniknya, Baggot ditempatkan di posisi striker, yang harapannya skuad Garuda mampu menemukan pola serangan baru melalui keunggulan fisik jangkungnya.

Di menit-menit akhir, Jepang memperbesar skor menjadi 3-0 setelah Justin Hubner yang semula berniat menghalau tendangan Ueda, malah mencetak gol bunuh diri pada menit ke-88.

Tiga menit setelahnya, strategi Shin Tae Yong memasukkan Baggot berbuah manis.

Bek milik Ipswich Town itu menjadi target lemparan Pratama Arhan dan menjadi perhatian bek-bek lawan pada menit ke-90+1.

Situasi ini dimanfaatkan Sandy Walsh yang mencuri ruang kosong di pertahanan Jepang.

Satu gol tercipta untuk Indonesia, memperkecil angka kekalahan dari Jepang.

Atas kekalahan ini, Indonesia mengakhiri laga babak grup Piala Asia 2023 di peringkat ketiga, membukukan 3 poin, dengan selisih gol -3.

Skuad Garuda masih memiliki peluang lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023, sebagai empat peringkat ketiga terbaik.

Sementara Jepang yang mengoleksi 6 poin, memastikan diri menemani Irak lolos ke babak 16 besar Piala Asia. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Justin Hubner #sandy walsh #jepang #indonesia #shin tae yong #Piala Asia