Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ketahuan Pakai Doping, Ini Langkah yang Akan Diambil Paul Pogba usai Dijatuhi Larangan 4 Tahun Bermain di Sepak Bola

Damianus Bram • Jumat, 1 Maret 2024 | 20:55 WIB
Gelandang Juventus Paul Pogba.
Gelandang Juventus Paul Pogba.

RADARSOLO.COM – Paul Pogba dijatuhi hukuman larangan 4 tahun bermain di sepak bola oleh pengadilan anti doping Italia, pasca dinyatakan positif dalam penggunaan doping pada Agustus 2023 lalu.

Dilansir dari AFP, Jumat (1/3/2024), Jaksa Anti Doping telah memutuskan pada Kamis (29/2) menjatuhi hukuman larangan bermain 4 tahun di sepak bola kepada gelandang Juventus tersebut.

Hal ini merujuk pada pengambilan sampel yang dilakukan pada pertandingan Serie A Italia antara Juventus melawan Udinese, dimana dia hanya sebagai pemain Cadangan.

Dimana dalam laga tersebut, Pogba terbukti positif ditemukan peningkatan kadar testoteron dalam sistemnya yang membuat dirinya ditangguhkan dan sudah tidak bermain sejak September lalu.

Hukuman 4 tahun ini berarti Pogba tidak akan bermain lagi sampai musim 2027/28, dimana dia akan berusia 34 tahun dan dikhawatirkan hukuman itu dapat secara efektif mengakhiri karir bermainnya.

Menanggapi hukuman tersebut, Paul Pogba memberikan peryataan melalui Instagramnya, Pogba mengungkapkan perasaanya yang sedih terkejut dan juga patah hati.

“Hari ini saya telah diberitahu tentang Keputusan Tribunale Nazionale Antidoping dan percaya putusan itu salah, Saya sedih, terkejut dan patah hati bahwa semua yang telah saya bangun dalam karir bermain professional saya telah diambil dari saya,” tulis Pogba.

Seperti dilansir dari Jawapos.com, dalam pernyataanya tersebut, juga menambahkan bahwa dirinya tidak benar-benar secara sadar dan sengaja untuk meminum suplemen apapun yang melanggar aturan anti doping.

“Ketika saya bebas dari pembatasan hukum, cerita lengkaonya akan menjadi jelas, tetapi saya tidak pernah secara sadar atau sengaja mengambil suplemen apapun yang melanggar peraturan anti-doping,” tambahnya.

“Sebagai atlet professional, saya tidak akan pernah melakukan apapun untuk meningkatkan kinerja saya dengan menggunakan zat terlarang dan tidak pernah tidak menghormati atau menipu sesama atlet dan pendukung dari tim manapun yang pernah saya mainkan atau lawan,” imbuhnya.

Pogba juga mengkonfirmasi dirinya tidak tinggal diam dan akan terus berusaha untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase terhadap Keputusan yang dijatuhi kepadanya.

“Sebagai konsekuensi dari keputusak yang diumumkan hari ini saya akan mengajukan banding dihadapan pengadilan Arbitrase untuk olahraga,” pungkasnya.

Pengacara Pogba juga ikut menkonfirmasi seperti dilansir melalui Fan Nation, bahwa pemain tersebut tidak sengaja menelan zat yang menyebabkan tes positif.

Menurutnya testoteron itu berasal dari suplemen makanan yang di resepkan oleh dokter yang dia konsultasikan di Amerika Serikat.

Apabila Pobga bisa membuktikan dirinya tidak bersalah, maka Larangan hukuman bisa dibatasi hingga dua tahun atau bahkan hanya beberapa bulan jika substansi terjadi di luar persaingan dan tidak terkait dengan tingkat kinerjanya. (JPG/dam)

Editor : Damianus Bram
#doping #juventus #serie a italia #paul pogba