Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

ON THIS DAY 25 MARET 1933: 91 Tahun Lalu Pemain dari Belanda Tanding di Stadion Sriwedari Solo, Ini Kisahnya?

Niko auglandy • Senin, 25 Maret 2024 | 19:40 WIB
ilustrasi Sepak bola
ilustrasi Sepak bola

RADARSOLO.COM - Stadion Sriwedari tahun ini genap berusia 91 tahun. Stadion ini jadi lambang stadion tertua yang dibangun oleh kaum pribumi yang masih berdiri hingga saat ini.

Stadion yang berada di pusat kota Solo tersebut resmi berdiri pada tahun 1933. Sadon ini jadi rumah bagi semua masyarakat yang mencintai sepak bola untuk berolahraga dan bersaing di lapangan hijau.

Jauh sebelum Indonesia merdeka lapangan ini tidak hanya dimainkan oleh kaum pribumi saja, masyarakat dari etnis Tionghoa, Arab, hingga dari Belanda dan Eropa juga sempat bermain di lapangan ini.

Nah dalam penelusuran sejarah yang dibuat oleh tim Jawa Pos Radar Solo pada tanggal 25 Maret 1933 ada sebuah pertandingan di Stadion Sriwedari.

Dilansir dari koran Adil diwartawakan bahwa pada Sabtu malam, 25 Maret 1933 digelar pertandingan antara MOT Semarang dengan TNH Solo di Stadion Sriwedari.

MOT adalah kampiun dari kompetisi lokal di Semarang di era tersebut. Sebelum ke Kota Solo, MT lebih dulu bertanding dengan tim lain dan menang atas Go Ahead dengan skor 2-1.

Nah, sementara itu saat di Solo, MOT menantang TNH. TNH adalah tim binaan dari Voetbal Bond Soerakarta (VBS) saat itu, dan beranggotakan pemain dari etnis tionghoa.

VBS adalah klub saingan Persis Solo. VBS didirikan kolonial Belanda yang anggota internalnya betanggotakan klub-klub dari Solo.

Setelah Indonesia merdeka, TNH gabung dengan keanggotaan Persis solo, dan kini kita kenal dengan klub yang memiliki nama panjang jadi Tunas Nusa Harapan.

Nah, pada 25 Maret 1933 TNH tanding melawan MOT, laga ini berakhir imbang 3-3.
Skuad TNH di laga ini adalah Poa Tiong (pg), Ing San, Hin Soel, Tjoen Tjail, Peng An, Soe Cian, Hong Liem, Ing Hian, Ken Han, Giok Sen, dan Djeng Swan.

Sementara itu MOT terdiri dari pemain dari kaum Belanda, seperti Michell (pg), Cortenbach, Karsan, Seegers, Coumans, Tappe, Riensma, Colle, W Lonke, Pittenich, dan Kraay. (Nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #solo #VBS #On This Day #tnh