RADARSOLO.COM - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir berikan sinyal positif terkait naturalisasi dengan penjaga gawang Inter Milan, Emil Audero Mulyadi.
Erick Thohir sendiri mengaku telah bertemi dengan Emil Audero Mulyadi.
Namun, mantan presiden Inter Milan itu mengakui, tak ingin memaksakan proses naturalisasi Emil Audero.
"Saya berbicara bahwa kita tetap terbuka, tapi kita tidak mau istilahnya memaksakan," kata Erick Thohir, Jumat (19/4).
Hal tersebut, lanjut dia, juga terjadi pada pemain-pemain lain yang baru-baru ini telah menjalani naturalisasi. Bahkan, langsung bisa bermain membela Tim Merah Putih.
Seperti Justin Hubber dan Nathan Tjoe-A-On.
" Justin Hubner mendarat, langsung main. Nathan Tjoe-A-On datang, langsung main," kata Erick.
"Artinya tidak ada pemaksaan. Mereka langsung main, dengan risiko cedera, tapi mereka ingin membela merah-putih. Itu yang kita harapkan," lanjut dia.
Erick pun mengingatkan bahwa para pemain yang kini berada di Timnas Indonesia bukan merupakan pemain bayaran.
Menurut dia, stigma pemain bayaran itu harus dihapus.
"Mereka semua mau bela Merah Putih. Bisa disaksikan di administrasi PSSI tidak ada bayar-bayaran, semua transparan dan semua ingin membela Merah Putih," tegas Erick.
Emil kini berseragam Inter Milan yang tinggal selangkah lagi memastikan gelar juara scudetto keempatnya sepanjang karier usai tercatat memperoleh tiga gelar bersama dengan Juventus.
Emil Audero Mulyadi yang berusia 27 tahun itu, saat ini berstatus sebagai warga negara Italia.
Dia kini merupakan penjaga gawang Inter Milan, dan segera memastikan gelar juara scudetto keempatnya sepanjang karier. Setelah sebelumnya memperoleh tiga gelar bersama dengan Juventus.
Emil Audero digadang-gadang tertarik membela Timnas Indonesia, lantaranya dirinya yang sempat mengunggah bendera Merah Putih di laman sosial medianya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria