RADARSOLO.COM – Kans Universita Surakarta Unsa FC untuk melenggang ke babak 16 besar Liga 3 2023/2024 putaran nasional memang sangat tipis
Di klasemen sementara Unsa ada di posisi ketiga grup 5 dengan tabungan 1 poin. Poin yang sama dengan PS HW UMY jogja yang sore ini akan mereka lawan.
Unsa wajib menang untuk membuka asa, mengingat dua teratas saat ini diduduki oleh Persiku Kudus (6 poin) dan Persiba Bantul (2 poin). Persiku sudah dipastikan lolos ke 16 besar, dan Persiba bisa mengikuti jejaknya andai bisa mengalahkan Persiku di kandangnya di Stadion Wergu Wetan, Kamis sore (15/5). Unsa tentu juga berharap Persiba tersandung di laga ini.
Seri 1-1 melawan Persiba (11/5), dan kalah tipis 0-1 dari Persiku Kudus (13/5), tentu memberi pelajaran berharga buat Unsa untuk mengasah lagi finishing goal-nya.
Head Coach UNSA FC Ahmad Arif menegaskan anak asuhnya siap bermain lebih disiplin, fokus, dan konsentrasi lagi.
"Pagi tadi (kemarin, Red) kami recovery di lapangan dan sekaligus juga menyiapkan tim untuk match melawan Hizbul Wathan. Titik berat memang pada latihan finishing karena problem kami juga banyak terletak di sana," sambung Arif kepada Jawa Pos Radar Solo.
Sayangnya, UNSA harus kehilangan dua pemainnya. Pertama, Khafid imbas kartu merah yang didapatnya saat melawan Persiku Kudus. Kedua, Bimas yang masih dalam perawatan tim fisioterapi.
Disinggung soal kekuatan lawan, Arif mengaku di antaranya kontestan ini HW justru tim terbaik baginya. Karena mereka punya struktur organisasi permainan yang sangat bagus.
"Mereka bisa mengaplikasikan bagaimana build up, dan ketika mereka kehilangan bola. Transisinya juga bagus dan cepat," terangnya.
"Organisasinya paling bagus menurut saya. Mereka punya sistem bertahan yang bagus juga. Selalu berusaha menang jumlah baik saat menyerang ataupun bertahan. Itu yang terus terang akan kami waspadai," beber Arif. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy