RADARSOLO.COM – Universitas Surakarta (Unsa) FC harus puas terhenti langkahnya di babak 32 besar Liga 3 2023/2024 putaran nasional. Di laga terakhir Unsa FC berhasil menang 1-0 melawan PS Hizbul Wathan (HW) UMY Jogja di Stadion Gelora Soekarno Mojoagung Pati, kemarin.
Sayang hasil ini tak bisa membantuk Unsa FC lolos ke babak 16 besar, karena di grup 5 lainnya, Persiba Bantul diluar dugaan bisa menang 1-0 atas tuan rumah Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, di hari dan waktu yang sama.
Atas hasil ini Persiku Kudus dan Persiba lolos ke babak berikutnya, dan membuka asa untuk bisa promosi ke Liga 2.
Di klasemen akhir Unsa FC finis di posisi ketiga dengan tabungan empat poin. Kalah dari Persiku yang mendapat 6 poin, dan Persiba dengan torehan 5 poin. Sebelum menang lawan HW, Unsa FC kalah dari Persiku 0-1, dan ditahan seri Persiba 1-1.
“Ini memang pertandingan yang sangat berat dan penuh emosional. Kami dituntut meraih poin untuk punya peluang, tapi lolos tidaknya juga ditentukan klub lain juga. Alhamdulillah kami bisa menang tapi hasil ini tidak bisa menyelamatkan tim ini di babak berikutnya, soalnya tuan rumah Persiku kalah dari Periba Bantul,” beber Pelatih Unsa FC Ahmad Arif usai laga.
Dia mengakui bahwa perjuangan timnya di kompetisi nasional ini memang tak mudah. Persaingan begitu ketat, buktinya Unsa kalahpun skornya selalu tipis, menangpun skornya hanya selisih satu gol.
“Ini perjuangan yang sangat tinggi. Saya apresiasi atas perjuangan semua pemain saya. Pencapaian ini sudah sangat luar biasa dan membanggakan buat kami,” ucap mantan pemain Persis Solo era 2000 an tersebut.
Di lain sisi, atas hasil ini Persiku Kudus dipastikan jadi wakil Jateng satu-satunya di babak 16 besar. Kemarin
PSDB Demak bisa menang 3-1 atas 757 Kepri FC di Stadion Sultan Fatah. Namun hasil ini tak bisa membantu, karena di laga grup 6 lainnya, PSM Madiun menang dramatis dengan skor 3-2 atas Josal FC Piaman.
Sebelumnya Persibangga Purbalingga (grup 1) dan Persip Pekalongan (grup 3) juga finis di posisi ketiga di babak 32 besar, dan harus legawa tersingkir di kompetisi ini. (nik)
Editor : Niko auglandy