RADARSOLO.COM - Gavin Kwan jadi satu diantara tujuh pemain Persis Solo yang dilepas manajemen karena kontraknya habis. Pemain lain yang juga dilepas Persis Solo adalah Jamerson, Arif Budiyono, Alfath Faathir, Samuel Simanjuntak, Sulton Fajar, dan Taufik Febrianto.
Gavin Kwan akhirnya tak lama-lama menganggur, karena dia saat ini sudah resmi jadi bagian dari klub Borneo FC di Liga 1 2024/2025.
Borneo FC Samarinda mengumumkan dengan antusias kembalinya Si Anak Hilang, Gavin Kwan Adsit. Pemain keturunan Indonesia-Amerika Serikat pernah membela Pesut Etam di medio 2016, termasuk dalam gerbong pemain muda berbakat di angkatan Terens Puhiri.
Gavin Kwan menjalani karier juniornya di Rumania dan Jerman, lalu kembali ke Tanah Air di masa transisi sepak bola Indonesia. Dia menjadi bagian Pesut Etam saat menjuarai Piala Gubernur Kaltim 2016, Piala Bhayangkara, dan ISC A 2016 di level senior.
Dia juga berperan mengantar Borneo FC U-21 (saat itu PBFC U-21) menjadi peringkat ke-4 di kompetisi kategori usia di musim yang sama.
Karena ingin menambah jam bermain dan pengalaman, Gavin Kwan melanjutkan karier profesionalnya ke Barito Putera, Bali United, dan terakhir Persis Solo.
Setelah 8 tahun berkelana, pemain yang berposisi utama sebagai fullback kanan dan mampu bermain sebagai penyerang kanan dan kiri itu kembali ke rumah lamanya, yakni Borneo FC Samarinda.
"Klub memagarinya dengan kontrak berdurasi 2 musim. Kehadiran kembalinya bukan sekadar untuk bernostalgia. Pemain 28 tahun itu akan menjadi pesaing serius Fajar Fathur Rahman, Ezzi Buffon, dan Rizdjar Nurviat musim mendatang," tulis pernyataan resmi Borneo FC di website resminya.
"Ini akan menjadi proyeksi yang bagus mengingat sejak awal, Gavin adalah tipe fullback modern, karena awalnya ia berposisi sebagai penyerang," sambung Borneo FC.
Di Persis Solo musim lalu Gavin Kwan main 13 kali di Liga 1 2023/2024. Dia dua musim bergabung dengan Laskar Sambernyawa. (nik)
Editor : Niko auglandy