Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ada Indikasi Shin Tae Yong Bakal Latih Korea Selatan Lagi dari Pernyataan Erick Thohir, Apa Statement Ketua Umum PSSI? Ini Ulasannya

Damianus Bram • Selasa, 25 Juni 2024 | 00:31 WIB

 

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY).
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY).

RADARSOLO.COM — Pernyataan yang dikeluarkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengindikasikan bahwa peluang Shin Tae Yong untuk kembali melatih Timnas Korea Selatan kian menguat.

Dilansir dari JawaPos.co, dalam pernyataannya Erick menyebutkan bahwa dia tidak bisa melarang jika Korea Selatan menginginkan Shin Tae Yong untuk kembali melatih timnas mereka.

"Yang saya dengar, beliau sedang dalam perawatan di rumah sakit, kami berikan waktu. Kalau pun dari Korea Selatan menginginkan Coach Shin Tae Yong saya tidak bisa melarang," ujar Erick Thohir di Bali United Training Center, Gianyar, pada Sabtu (22/6/2024).

Meski demikian, Erick Thohir menekankan bahwa pembangunan Timnas Indonesia tidak bergantung pada satu atau dua individu saja.

Dia menyatakan bahwa kesuksesan Timnas Indonesia merupakan hasil kerja bersama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, federasi, pelatih, pemain, hingga suporter.

Erick memberikan contoh bahwa tanpa adanya pelatih dan pemain, sepak bola Indonesia tidak akan berjalan.

Sebagus apapun pemain, jika tidak didukung oleh rekan setimnya, mereka tidak akan bisa berbuat banyak.

"Bahwa tanpa dukungan PSSI hari ini, tanpa kualitas pemain hari ini, tidak mungkin kita sampai di sini. Coach Shin Tae Yong dengan saya punya hubungan yang baik," jelas Erick.

Pada Jumat (21/6/2024), Erick Thohir juga menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu jawaban Shin Tae Yong terkait perpanjangan kontrak sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Sebagai informasi, saat ini, pelatih asal Korea Selatan tersebut sedang dalam masa pemulihan kesehatan.

Kontrak Shin Tae Yong memang sering menjadi bahan perbincangan mengingat batas waktunya yang jatuh pada bulan ini.

Masa tugas Shin diperpanjang selama enam bulan pada Desember 2023. Pelatih yang memiliki karier gemilang ini juga masuk dalam daftar pelatih yang diincar oleh Korea Selatan.

Pada saat perpanjangan kontrak tersebut, PSSI berjanji akan memberikan kontrak baru jika Shin Tae Yong berhasil meloloskan Timnas Indonesia dan Timnas Indonesia U-23 ke babak penyisihan Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-23 2024.

Namun hingga kini, belum ada kejelasan mengenai masa depan pelatih berusia 54 tahun tersebut di Indonesia.

"Kami sudah memberikan final kontrak kepada coach Shin Tae Yong hampir dua minggu lalu. Tapi, tentu hari ini dia kan sedang beristirahat. Kemarin Shin ada melakukan kegiatan kesehatan yang harus dirawat di RS. Jadi kami harus menunggu recovery dia," kata Erick Thohir kepada pewarta di Menara Danareksa, Jakarta.

"Jadi, untuk kontrak kita tunggu. Masa kita kejar-kejar kontrak orang yang lagi dalam perawatan. Kami sudah memberikan kontrak finalnya," lanjut Erick.

Kondisi kesehatan Shin Tae Yong menjadi faktor penting yang memengaruhi proses negosiasi kontrak tersebut.

Saat ini, Shin Tae Yong sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan PSSI memberikan waktu untuk pemulihannya.

Erick menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memaksa Shin Tae Yong untuk segera memberikan keputusan mengenai kontrak tersebut.

Di sisi lain, ketertarikan Korea Selatan terhadap Shin Tae Yong bukanlah hal yang mengejutkan.

Shin Tae Yong memiliki rekam jejak yang impresif sebagai pelatih. Dia pernah membawa Timnas Korea Selatan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2010 dan sukses mengalahkan juara bertahan Jerman di Piala Dunia 2018.

Prestasi-prestasi ini tentu membuat Shin Tae Yong menjadi sosok yang diidamkan untuk kembali memimpin Timnas Korea Selatan.

Bagi PSSI, kehilangan Shin Tae Yong tentu akan menjadi kerugian besar. Shin Tae Yong telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan Timnas Indonesia sejak dia ditunjuk sebagai pelatih pada 2020.

Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, termasuk meloloskan diri ke Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-23 2024.

Erick Thohir sendiri mengakui bahwa hubungannya dengan Shin Tae Yong sangat baik. Erick menghargai dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh Shin Tae Yong selama ini.

Namun, dia juga menyadari bahwa keputusan akhir ada di tangan Shin Tae Yong dan PSSI harus menghormati pilihan yang diambil oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Pernyataan Erick Thohir ini memberikan gambaran bahwa PSSI siap menghadapi segala kemungkinan terkait masa depan Shin Tae Yong.

Jika Shin Tae Yong memutuskan untuk kembali melatih Timnas Korea Selatan, PSSI harus segera mencari pengganti yang mampu melanjutkan program pengembangan yang telah dirintis oleh Shin Tae Yong.

Namun, jika Shin Tae Yong memilih untuk tetap bersama Timnas Indonesia, PSSI akan mendukung penuh dan melanjutkan kerja sama yang telah terjalin.

Situasi ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pembangunan sepak bola nasional tidak boleh bergantung pada satu individu saja.

Kesuksesan Timnas Indonesia harus menjadi hasil kerja keras bersama dari seluruh elemen sepak bola, mulai dari federasi, pelatih, pemain, hingga suporter.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, sepak bola Indonesia bisa terus berkembang dan meraih prestasi yang membanggakan di kancah internasional.

Saat ini, semua mata tertuju pada keputusan Shin Tae Yong. Apakah dia akan kembali ke Korea Selatan atau tetap melanjutkan perjuangannya bersama Timnas Indonesia?

Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, apapun keputusan yang diambil oleh Shin Tae Yong, dia telah memberikan kontribusi besar bagi sepak bola Indonesia dan layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Shin Tae-yong #Timnas indonesia #erick thohir #ketua umum pssi #korea selatan #shin tae yong