RADARSOLO.COM – Sepak bola sudah menjadi bagian hidup kapten Timnas U-19 di ajang piala AFF U-19 asal Boyolali, yakni Dony Tri Pamungkas. Sejak kecil, pria kelahiran 11 Januari 2005 tersebut cukup lihai memainkan bola bundar.
Dony -sapaan akrabnya- merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. Salah satu kakaknya merupakan pesepakbola yang sudah malang melintang di kompetisi Tanah Air. Ialah Joko Sasongko.
Joko Sasongko sempat membela banyak klub besar di Liga Indonesia, seperti Pelita Jaya, Arema Cronus, Persisam Samarinda, Persela Lamongan, Kalteng Putra, hingga terakhir dia bermain untuk PSGC Ciamis.
Dari perjalanan karir kakaknyalah Dony akhirnya mulai mengenal sepak bola, dan terinspirasi.
"Kenal sepak bola dari abang saya (Joko Sasongko). Dulu sering main bola di belakang rumah. Itu kan ada pasar dan sorenya sudah sepi, jadi bisa main bola di sana. Dari situlah saya suka sepak bola," beber Dony kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (30/7).
"Itu dari TK seinget saya," sambungnya.
Ketertarikan Dony ke sepak bola berlanjut. Memasuki kelas 3 SD, dia mengasah kemampuannya di salah satu sekolah sepak bola di Kota Susu. Namanya, SSB Pandanaran Boyolali.
Sekira satu hingga dua tahun Dony Tri menggali potensinya bersama SSB Pandanaran Boyolali. Setelah itu, Dony Tri merantau ke Jakarta. Kebolehannya memainkan bola dilirik oleh akademi Imran Soccer Academy (ISA) yang berlokasi di Jakarta.
"Ketika di Pandanaran, kami ada turnamen di Yogyakarta. Kebetulan masuk final, lawan namanya diklat ISA seperti akademi. Dari situ saya dihubungi dan disuruh ke Jakarta kelas 4 SD mungkin," cerita Dony Tri.
Bukan langsung menetap. Dony masih harus pulang-pergi dari Boyolali ke Jakarta. Ditemani oleh orang tuanya. Hal tersebut dilakukan setiap minggunya. Karena Dony masih memiliki tanggung jawab di sekolah yang tak bisa ditinggal.
"Kelas 6 saya baru menetap di Jakarta di ISA. Saya tinggal di Jakarta kebetulan ibu ikut waktu itu," ujar Dony.
"Setelah itu kelas 7-8 kembali ke Boyolali lagi karena ada sesuatu hal. Jadi saya pindah ke SSB R2 Solo. Setelah kelas 9 saya merantau lagi ke SSB Bina Taruna, sekitar dua tahun mungkin. Setelah itu baru trial di Persija dan setelah itu menetap di Persija," tambah Dony.
Sekarang ini, Dony masih menjadi salah satu pemain muda andalan di skuad Persija Jakarta. Berdasarkan Transfermarkt, bersama Persija di Liga 1 Dony telah tampil di 45 pertandingan dengan torehan 3 assists.
Namanya tengah jadi buah bibir karena sukses membawa Timnas Indonesia U-19 juara ASEAN U-19 Boys Championship atau Piala AFF U-19 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 29 Juli 2024. Di partai final Garuda Muda mengalahkan Thailand dengan skor tipis 1-0.
Dalam laga ini Dony jadi kapten tim, bahkan dia akhirnya mendapat predikat sebagai best player di turnamen. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy