RADARSOLO.COM - Sukses membawa timnya menang atas eks juara Liga 3 Adhyaksa FC kalah 0-1 di Stadion Sriwedari, beberapa hari lalu, eks asisten pelatih Persis Solo musim 2019-2020 Kahudi Wahyu ternyata didepak timnya Persijap Jepara.
Sejatinya Persijap Jepara dalam kondisi tren positif. Dari delapan laga yang telah dilakoni di putaran pertama Liga 2 2024/2025 di grup 2, Laskar Kalinyamat menang 4 kali, 3 seri dan baru sekali menelan kekalahan.
Persijap saat ini ada di posisi ketiga dengan tabungan 15 poin, tertinggal dua poin dari PSIM jogja dan Bhayangkara FC di posisi pertama dan kedua. Tapi manajemen Persijap ternyata punya penilaian berbeda. Rumor didepaknya Kahudi dari kursi kepelatihan sudah muncul sejak Kamis (31/10) sore, namun hingga berita ini ditulis, manajemen Persijap belum memberikan pernyataan resmi.
Kahudi namun sudah membenarkan kabar tersebut.
”Iya benar. Tadi siang (Kamis (31/10), Red) dihubungi oleh Presiden Persijap. Kemarin (Rabu (30/10), Red) itu juga sudah telepon. Jadi rencana manajemen itu mau memutus kontrak by phone,” ungkap Kahudi kepada Jawa Pos Radar Kudus, Jumat (1/11/2024).
Eks pelatih Sragen United ini tak bisa menjelaskan secara rinci alasan diberhentikan dia dari kursi pelatih Persijap. Dia mengakui biar manajemen Persijap yang menginformasikan langsung ke publik
”Saya selaku orang profesional menanggapinya pekerjaan itu kadang putus kontrak, kontrak, itu hal biasa. Bisa jadi Persijap ingin lebih bagus musim ini, dengan mengganti saya,” kelakar Kahudi.
Kahudi mengakui menerima secara ikhlas atas semua keputusan manajemen. ”Saya senang bisa ada di Persijap. Siapa tahu kedepan bisa kerja sama lagi. Mudah-mudahan Persijap tambah sukses kedepannya,” tandas Kahudi. (rom/nik)
Editor : Niko auglandy