RADARSOLO.COM - Pertandingan panas tersaji saat Adhyaksa FC menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Sriwedari, Sabtu (16/11/2024) sore. Saling menyerang satu sama lain, kedua kubu harus puas dengan hasil imbang 1-1.
Usai laga, Head Coach Adhyaksa FC Ade Suhendra tak bisa menepis rasa kecewanya. Tampil di kandang, anak asuhnya malah tidak bisa mendapat poin maksimal. Mereka harus berbagi angka dengan tin tamu.
"Apa yang kami rencanakan di babak pertama kurang jalan. Kami main dengan dua striker, namun kurang jalan, kami kalah di tengah. PSIM bisa memegang ball possession. Pemain kami juga ada yang cedera, kami lakukan pergantian," ucap Ade usai laga.
Setelah babak kedua, lanjutnya, kepelatihan coba melakukan perubahan dengan memasukkan dua gelandang. Syukurnya itu berhasil. Permainan Adhyaksa lebih berwarna dibanding paruh pertama.
"Anak-anak bermain cukup baik. Kami juga bisa memainkan bola lebih banyak. Ada beberapa peluang juga namun belum dikonversikan jadi gol. Sayang tadi ada momentum kartu merah," sambung Ade.
Hujan kartu memang terjadi pada pertemuan ini. Terdapat total lima kartu kuning dari kedua kubu. Plus satu kartu merah dari tim tuan rumah. Punggawa Adhyaksa FC Mustaine harus mandi lebih cepat ketika di-espulso wasit pada menit ke-80.
"Ini yang kami sayangkan, kami main home tapi malah kekurangan pemain. Mirip ketika lawan (Persijap) Jepara, ketika kami mau bangkit kami mendapat kartu merah. Alhasil kami kesulitan memenangkan pertandingan," tambah Ade.
Di samping itu, Ade mengapresiasi lawannya yang memang main apik. Begitu pula dengan anak asuhnya. Baginya, satu poin dari 10 pemain sudah mencerminkan kerja keras anak asuhnya.
"Secara umum bermain dengan 10 pemain, satu poin anak anak sudah bekerja keras. Tapi sayangnya andaikata tidak kartu merah mungkin kita bisa coba dapatkan tiga poin," tambahnya.
Sementara itu, Head Coach PSIM Yogyakarta Seto Nugroho mengapresiasi anak asuhnya. Satu poin bukanlah hal buruk bagi timnya.
"Hasil 0-0, tetap kami syukuri. Meski keinginan dalam hati inginnya lebih. Tapi apapun yang diberikan Allah akan kami syukuri. Babak pertama kami banyak peluang yang tidak dimanfaatkan lebih maksimal," tuturnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy