RADARSOLO,COM – Debut Stefan Keeltjes bersama Nusantara United FC (NUFC) di Liga 2 tak mulus. Minggu sore (5/1/2025), NUFC menelan kekalahan pahit atas tamunya Bhayangkara FC 0-1 di Stadion Kebo Giro, Boyolali.
Gol semata wayang punggawa Bhayangkara FC dicetak oleh Frengky Missa pada menit ke-65.
Di babak penyisihan grup B, NUFC finis dengan raihan 19 poin dari 16 pertandingan. Catatan tersebut mencakup 4 kemenangan, 7 seri, dan 5 kali kalah. Sementara Bhayangkara FC kini kukuh di puncak klasemen grup B
"Pertama saya merasa kecewa karena seharusnya kami punya peluang untuk bisa menang. Tapi akhirnya di babak kedua kami harus kebobolan satu gol. Kami punya banyak peluang seharusnya, tapi tidak bisa dikonversikan menjadi gol," ucapnya.
Meski demikian, Stefen melihat ada sisi positif yakni penyesuaian pemain dengan corak permainan Stefen. Sebagai pengingat, Stefen baru didatangkan untuk mengganti posisi Salahuddin sebagai pelatih kepala.
"Positifnya saya merasa gembira karena anak-anak hanya kumpul bersama saya 10 kali latihan. Namun sudah bisa mulai sedikit menerapkan apa yang saya inginkan di pertandingan. Ini modal ke depan untuk laga selanjutnya," sambung Stefen.
NUFC tak bisa berleha-leha. Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi skuad besutan Stefan Keeltjes. Mengapa demikian? karena NUFC sudah dipastikan bakal melanjutkan perjalanannya di babak play-off degradasi.
Beberapa jam sebelum laga melawan Bhayangkara FC, manajemen tim mengumumkan bahwa mereka telah mendatangkan beberapa pemain baru untuk memperbaiki performa tim di sisa musim ini.
Pemain-pemain yang baru bergabung adalah Vengko Armedya (eks PSIM Yogyakarta), Friska Womsiwor (eks Persikas Subang), pemain asal Uzbekistan, Mukhiddin Odilov, serta Erwin Ramdani (eks RANS FC). Erwin beberapa musim lalu bermain untuk Persib Bandung.
Dengan materi pemain yang diperkuat, Nusantara United diharapkan dapat meningkatkan daya serang dan memperbaiki pertahanan mereka dalam upaya menghindari degradasi. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy