RADARSOLO.COM - Pertandingan babak 8 besar Liga 2 2024/2025 di grup Y kembali berlangsung seru pada Senin, 27 Januari 2025.
Dua laga krusial digelar, yaitu PSKC Cimahi melawan Bhayangkara Presisi FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, serta Persijap Jepara menghadapi Persela Lamongan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Kedua pertandingan ini memberikan gambaran sementara posisi tim-tim di Grup Y.
Di Kabupaten Bandung, Bhayangkara Presisi FC berhasil meraih kemenangan penting atas PSKC Cimahi dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang dalam laga ini dicetak oleh Ilija Spasojević pada menit ke-39, memanfaatkan peluang matang di depan gawang lawan.
Kendati demikian, Bhayangkara FC harus menghadapi tantangan berat di akhir laga setelah salah satu pemain andalannya, Muhamad Hargianto mendapat kartu merah pada menit ke-78 akibat pelanggaran keras terhadap pemain PSKC.
Meski bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan, Bhayangkara berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Sementara itu, di Jepara, pertandingan antara Persijap Jepara dan Persela Lamongan berakhir tanpa gol.
Baca Juga: Hasil lengkap Liga 1, 26 januari: Persis Solo, PSS Sleman dan PSIS Semarang Beda Nasib
Pertandingan yang disaksikan langsung oleh 8.154 penonton ini berlangsung dalam tempo sedang, namun cukup panas dengan banyak pelanggaran terjadi.
Persela Lamongan bahkan harus menerima tiga kartu kuning di pertandingan ini. Fabien Garcia menjadi pemain pertama yang diganjar kartu kuning pada menit ke-29, disusul oleh Ezechiel N'Douassel pada menit ke-80, dan Yoga Adiatama pada menit ke-89.
Meskipun kedua tim sama-sama berupaya mencetak gol, tak satu pun peluang berhasil dikonversi menjadi angka, sehingga laga berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Hasil dari dua pertandingan ini membawa Bhayangkara Presisi FC memimpin klasemen sementara grup Y dengan raihan sempurna enam poin dari dua laga.
Kemenangan beruntun ini memperbesar peluang Bhayangkara untuk melaju ke babak selanjutnya.
Di posisi kedua, Persela Lamongan mengumpulkan dua poin dari dua hasil seri.
Sementara itu, PSKC Cimahi menempati posisi ketiga dengan satu poin hasil dari sekali seri dan sekali kalah.
Persijap Jepara harus puas berada di dasar klasemen dengan catatan serupa, yakni satu poin dari satu hasil seri dan satu kekalahan.
Pertarungan di grup Y masih terbuka lebar. Semua tim tentunya akan berjuang keras di pertandingan berikutnya untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Bhayangkara FC sejauh ini terlihat solid, namun persaingan masih sangat mungkin berubah mengingat babak 8 besar Liga 2 selalu menghadirkan kejutan. (nik)
Editor : Niko auglandy