RADARSOLO.COM - Berbenah, mungkin jadi salah satu kata yang sering diucapkan Persis Solo setelah pertandingan sepanjang musim ini.
Termasuk saat dipecundangi lawannya, Madura United 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (1/2) sore, dalam laga lanjutan Liga 1.
Nahasnya dari 21 pekan, Persis Solo baru memetik tiga kemenangan.
Terbaru menang pada laga sarat gengsi melawan PSIS Semarang, 20 Januari lalu.
Dua sisanya terjadi pada putaran pertama melawan Madura United (13/9/2024) dan Borneo FC (19/10/2024).
Selain tiga kemenangan, bond kebanggaan wong Solo mengkoleksi 5 hasil imbang plus 13 kekalahan. Statistik yang tak terlalu bagus tersebut membawa Persis Solo tenggelam sebagai juru kunci klasemen sementara dengan torehan 13 poin.
Mirisnya lagi, Persis Solo merupakan tim dengan catatan gol terendah bersama PSIS Semarang dari seluruh kontestan Liga 1.
Sepanjang kompetisi, Persis baru menabung 16 gol dan 33 kebobolan. Dua kebobolan di antaranya terjadi di pertandingan terakhir melawan Madura United.
Pada pertandingan tersebut, Head Coach Persis Solo Ong Kim Swee menyayangkan kesalahan pertahanan yang dilakukan anak asuhnya.
Sekaligus peluang yang terbuang sia-sia tanpa dikonversikan menjadi gol.
Sriker Persis Solo Ramadhan Sananta pun menyadari hal itu.
"Ya di babak pertama kita mempunyai peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Kemudian dua gol dari Madura itu kesalahan kami sendiri, gol yang tidak seharusnya," ungkap Sananta.
Hasil imi tentu jadi bahan evaluasi besar untuk bisa diperbaiki. "Kita harus berbenah untuk laga selanjutnya," ucap Sananta. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy