Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Hasil Akhir Persiraja Banda Aceh vs PSIM Jogja, 8 Besar Liga 2: Pesta Promosi ke Liga 1 Ditunda Dulu

Niko auglandy • Sabtu, 8 Februari 2025 | 05:41 WIB
Laga PSIM Jogja melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Dhimurtala, Banda Aceh, Jumat (7/2/2025).
Laga PSIM Jogja melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Dhimurtala, Banda Aceh, Jumat (7/2/2025).

RADARSOLO.COM - PSIM Jogja berada di ambang promosi ke Liga 1 musim depan. Namun, harapan mereka untuk mengunci tiket promosi lebih cepat harus tertunda setelah mengalami kekalahan dalam laga krusial melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Dhimurtala, Banda Aceh, Jumat (7/2/2025).

Laskar Mataram datang ke Banda Aceh dengan target kemenangan demi memastikan satu tempat di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sesuai regulasi, juara Grup X dan Grup Y di babak 8 besar Liga 2 akan langsung promosi ke Liga 1. Sementara peringkat kedua masih harus melewati babak playoff.

Hingga sebelum laga ini, PSIM Yogyakarta memimpin klasemen sementara Grup X.

Sayangnya, mereka gagal membawa pulang poin penuh.

Alih-alih memastikan tiket promosi lebih awal, PSIM harus pulang ke Yogyakarta dengan kekalahan tipis 1-2 dari tuan rumah Persiraja Banda Aceh.

Laga ini berlangsung menegangkan sejak menit awal. PSIM Jogja sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah Sugiyanto Rohman mencetak gol cepat di menit ke-12.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Persiraja langsung merespons cepat dan menyamakan kedudukan di menit ke-19 melalui gol Derry Corfe.

Petaka bagi PSIM datang di menit ke-34 ketika eks gelandang Persis Solo musim 2021, Miftahul Hamdi, mencetak gol kedua untuk Persiraja. Gol ini membuat tuan rumah berbalik unggul 2-1 hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, kedua tim berusaha mencetak gol tambahan. Namun, permainan menjadi lebih keras, terutama dari kubu PSIM Yogyakarta yang berusaha mengejar ketertinggalan.

Alih-alih mencetak gol penyama kedudukan, PSIM malah kerap melakukan pelanggaran. Tiga kartu kuning diberikan kepada pemain PSIM di babak kedua, menunjukkan tensi tinggi dalam pertandingan ini.

Dari sisi statistik, PSIM mencatatkan lima tembakan, dengan dua di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Persiraja hanya melepaskan tiga tembakan, tetapi dua di antaranya berbuah gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Persiraja Banda Aceh.

Kekalahan ini membuat PSIM Jogja harus menunda sementara impian promosi ke Liga 1. Saat ini, mereka masih berada di puncak klasemen Grup X dengan koleksi 9 poin dari tiga kemenangan dan satu kekalahan.

Di posisi kedua ada PSPS Pekanbaru dengan 6 poin, sama dengan Persiraja Banda Aceh di peringkat ketiga.

Meski gagal mengunci tiket promosi di Banda Aceh, peluang PSIM untuk naik ke Liga 1 masih terbuka lebar.

Laskar Mataram masih memiliki dua laga sisa di babak 8 besar ini, yakni dengan bertandang ke markas Deltras FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (12/2/2025) dan dilanjutkan menjalani laga kandang kontra PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida, Senin (17/2/2025).

Jika PSIM berhasil memenangkan salah satu dari dua laga tersebut, peluang mereka untuk promosi secara langsung akan semakin besar.

Kini, pertanyaan besar pun muncul: Apakah PSIM akan merayakan momen bersejarah promosi ke Liga 1 setelah 19 tahun penantian di Sidoarjo, atau justru di hadapan publik Jogja di Stadion Mandala Krida?

Publik Yogyakarta tentu berharap skenario terbaik terjadi, dan PSIM Yogyakarta akhirnya bisa kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. (nik)

 

Editor : Niko auglandy
#psim jogja #persiraja banda aceh #liga 2