Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hasil Persik Kediri vs Persis Solo: Drama Kartu Merah Tercepat, Mati Lampu, dan Gol Yang Dianulir di Laga Liga 1

Mannisa Elfira • Sabtu, 15 Februari 2025 | 05:22 WIB

TAK BERKUTIK: Gelandang Persis Solo Sho Yamamoto dikawal ketat pemain Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Jumat malam (14/2).
TAK BERKUTIK: Gelandang Persis Solo Sho Yamamoto dikawal ketat pemain Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Jumat malam (14/2).
 

RADARSOLO.COM - Satu poin dibawa pulang skuad Persis Solo dari Stadion Brawijaya. Main dengan jumlah lebih, Persis Solo hanya mampu menahan imbang Persik Kediri 0-0, Jumat (14/2) malam.

Hasil ini jelas jadi sebuah kerugian, mengingat Persis sudah unggul jumlah pemain sejak menit ke-1. Ini lantaran striker asing Persik Kediri Ramiro Fergonzi melakukan pelanggaran keras.

Saat laga baru berjalan 25 detik, dia dengan sengaja melakukan penyikutan ke wajah Sutanto Tan. Physical contact keras tersebut menyebabkan kapten Persis Solo tergeletak di lapangan hijau.

Insiden ini membuat wasit menghentikan permainan dan memutuskan untuk cek video assistant referee (VAR). Setelah menyaksikan tayangan ulang, wasit dengan tegas melayangkan kartu merah kepada Romiro Fergonzi.

Main dengan jumlah lebih, Laskar Sambernyawa berusaha tampil dominan. Ancaman datang dari Sho Yamamoto. Bola yang ditujukan kepada Ramadhan Sananta dengan cepat ditangkap oleh kiper lawan (7').

Lima menit setelahnya giliran Macan Putih yang coba beraksi. Menit ke-12 kerja sama antara Kanafi, Bayu Otto ke Majed Osman. Dengan posisi bebas, shoot keras Majed menyamping ke kiri gawang Muhammad Riyandi.

Tujuh menit setelahnya, peluang kembali datang untuk Persis Solo. Tendangan keras Lautaro Belleggia sejatinya on target. Namun lagi-lagi masih bisa diatasi oleh kiper Persik Kediri.

Menit ke-25, Rifqi Ray dilanggar oleh Jordy Tutuarima. Pelanggaran tersebut menghasilkan tendangan bebas untuk Persik Kediri. Dari set piece ini, Kiko mendapatkan bola udara.

Untungnya sundulan Kiko masih belum tepat sasaran (27'). Setelah itu ada sejumlah umpan dari tuan rumah, begitu pula dengan Persis Solo. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Usai turun minum, Persik Kediri kian gencar menyerang pertahanan Persis Solo. Hingga menit ke-71, kombinasi umpan Zee Valente ke Majed Osman mampu getarkan jala Riyandi.

Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah menyaksikan tayangan ulang VAR. Pemain belakang Persik Kediri dinyatakan offside.

Pada menit ke-87, laga sempat harus terhenti cukup lama. Lampu di Stadion Brawijaya tiba-tiba mati, yang membuat wasit memutuskan untuk menghentikan sejenak laga ini.

Sayang setelah lampu sudah menyala, dan laga kembali dilanjutkan, Persis gagal mencetak gol.

“Peluang yang kami ciptakan gagal semua, padahal banyak tadi yang sudah ada di depan mata. Bermain dengan 10 pemain membuat pemain lawan bertahan, dan kami terlalu terburu-buru dalam menyerang,” ucap Head Coach Persis Solo Ong Kim Swee usai laga.

Dengan hasil ini, Persis Solo menduduki peringkat ke 17 dengan torehan 18 poin. Sementara Persik Kediri berada di peringkat tujuh dengan 33 poin di klasemen sementara. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #liga 1 #persik kediri