RADARSOLO.COM – Kabar baik datang bagi Arema FC dan Aremania! Setelah hampir tiga tahun terusir dari kandangnya sendiri, tim berjuluk Singo Edan akhirnya mendapat lampu hijau untuk kembali berlaga di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Renovasi stadion yang telah lama dinanti akhirnya rampung dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin (17/3/2025).
Peresmian ini menjadi bagian dari proyek besar pemerintah dalam meningkatkan standar infrastruktur sepak bola nasional, termasuk renovasi 17 stadion di berbagai daerah.
Sejak tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, Arema FC harus berkompetisi tanpa bisa menggunakan stadion kebanggaannya.
Tragedi tersebut meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola Indonesia dan mendorong pemerintah untuk merenovasi stadion demi meningkatkan standar keamanan bagi pemain serta suporter.
Renovasi Stadion Kanjuruhan dilakukan melalui proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kini, setelah lebih dari dua tahun pengerjaan, stadion yang memiliki luas 3,4 hektare dan kapasitas 21.603 tempat duduk telah selesai diperbaiki.
Proyek ini menelan anggaran Rp 357,84 miliar dan kini tengah dalam tahap penyerahan ke Pemerintah Kabupaten Malang.
Bupati Malang, M. Sanusi, memastikan Stadion Kanjuruhan siap digunakan kembali sebagai markas Arema FC di Liga 1.
"Stadion Kanjuruhan sudah diresmikan oleh Bapak Presiden. Dalam waktu dekat, Arema akan mulai menggunakannya kembali," ujar Sanusi usai menghadiri peresmian stadion secara virtual.
Meski demikian, manajemen Arema FC dan Pemerintah Kabupaten Malang masih mendiskusikan mekanisme penggunaan stadion, termasuk biaya sewa yang perlu dibayar klub.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap mengalokasikan dana perawatan melalui APBD 2025 agar stadion tetap dalam kondisi prima.
Sanusi juga menegaskan bahwa Stadion Kanjuruhan hanya akan digunakan untuk kegiatan sepak bola. Sesuai standar FIFA, stadion ini tidak akan dipakai untuk acara di luar olahraga.
Selain renovasi stadion, area sekitar Stadion Kanjuruhan juga akan ditata ulang. Pemerintah daerah berencana menata pedagang yang sebelumnya berjualan di dalam stadion agar tidak mengganggu akses dan keamanan.
"Kami akan menyiapkan lokasi khusus bagi pedagang di luar stadion dengan anggaran dari pemerintah daerah," jelas Sanusi.
Sebelum menggelar pertandingan kandang resmi di Liga 1, Arema FC diperbolehkan mengadakan sesi latihan perdana di Stadion Kanjuruhan.
Ini menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk membiasakan para pemain dengan kondisi lapangan yang telah direnovasi.
"Tadi sudah dibicarakan dengan manajemen Arema untuk segera melakukan latihan di sini," tambah Sanusi.
Dengan keputusan ini, harapan Aremania untuk melihat Arema FC bertanding di kandang sendiri semakin dekat menjadi kenyataan.
Namun, sebelum benar-benar digunakan untuk kompetisi resmi, Arema FC harus menyelesaikan aspek administratif terkait sewa dan regulasi stadion. (dam)
Editor : Damianus Bram