RADARSOLO.COM - Dalam Kongres Biasa PSSI yang digelar pada Rabu (4/6/2025) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, muncul kabar mengejutkan terkait salah satu klub Liga 2 musim 2025/2026.
Sumut United, yang sebelumnya menjadi klub dengan status promosi sebagai juara Liga Nusantara (Liga 3) musim 2024/2025, kini berganti nama menjadi Persikad Depok.
Perubahan nama ini cukup mengejutkan karena Sumut United, yang didirikan pada tahun 2019, memutuskan untuk pindah kandang ke Kota Depok, Jawa Barat.
Arya Sinulingga, pemilik Sumut United, membenarkan pergantian nama ini, dengan alasan ingin fokus pada urusan federasi PSSI.
"Benar (berganti nama). Saya sekarang ingin fokus mengurusi federasi (PSSI)," ujar Arya Sinulingga, dilansir dari Sumur Post, Rabu (4/6/2025).
Sumut United, yang sebelumnya dikenal dengan nama Karo United pada tahun 2019, memang telah beberapa kali mengalami perubahan nama.
Klub ini sempat juara Liga 3 musim 2021 dan promosi ke Liga 2, tetapi kemudian kembali mengalami perombakan identitas.
Nama klub ini berganti menjadi Sada Sumut pada musim 2023/2024, sebelum akhirnya kembali ke nama Sumut United.
Kini, setelah promosi lagi ke Liga 2, Sumut United resmi bergabung dengan klub Liga 4 zona Jawa Barat, Persikad 1999, yang sebelumnya berjuang di Liga 3 dan Liga 4.
Kedua klub sepakat untuk berganti nama menjadi Persikad Depok dan akan bermain di Liga 2 musim 2025/2026.
Sejarah Panjang Persikad dan Merger dengan Sumut United
Persikad 1999 sendiri bukan klub yang sama dengan Persikad Depok yang dulu dikenal.
Persikad 1999 dibentuk pada 27 April 2018 dan memperoleh izin untuk berkompetisi setelah mengakusisi Mars Gelatik FC asal Purwakarta pada 2020.
Klub ini berbasis di Kota Depok setelah secara resmi berdomisili di sana.
Persikad 1999 sebelumnya telah melewati beberapa musim di Liga 3 dan Liga 4, dan kini bergabung dengan Sumut United.
Keputusan ini diambil setelah mereka mengakuisisi Sumut United dan mengubah nama klub menjadi Persikad Depok.
Persikad Episode Pertama Bergonta-Ganti Nama
Persikad Depok memiliki sejarah panjang.
Didirikan oleh Drs. H. Yuyun Wirasaputra pada 1990, klub ini bertujuan untuk mengembangkan talenta sepak bola Depok dan menjaga independensinya dari pengaruh Kabupaten Bogor.
Persikad hampir dipromosikan ke Divisi Utama pada 2007, namun perubahan sistem Liga Indonesia menghalangi langkah tersebut.
Sejak saat itu, klub ini mengalami beberapa perubahan nama.
Pada 2015, Persikad berganti nama menjadi Persikad Purwakarta, dan kemudian pada 2017, pindah ke Bogor dan berganti nama menjadi Bogor FC.
Klub ini akhirnya berganti lagi nama menjadi Sulut United pada 2019, dan saat ini kembali merombak identitas menjadi Persikad Depok setelah akuisisi oleh Sumut United.
Komitmen Baru di Liga 2
Dengan merger dan pergantian nama ini, Persikad Depok berharap dapat kembali bangkit dan memperlihatkan performa terbaiknya di Liga 2 2025/2026.
Keputusan ini juga mencerminkan langkah manajemen untuk membangun tim dengan visi yang lebih jelas dan fokus, serta mendekatkan klub dengan para penggemar di wilayah Depok dan sekitarnya. (dek/han/JPG/nik)