RADARSOLO.COM - Piala Presiden 2025 akhirnya resmi diikuti oleh enam klub, setelah sebelumnya hanya direncanakan empat klub saja yang akan berpartisipasi.
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025 Maruarar Sirait mengungkapkan, turnamen ini akan melibatkan empat tim Indonesia dan dua tim luar negeri, dengan hadiah yang sangat menggiurkan.
Juara pertama akan membawa pulang hadiah sebesar Rp 5 miliar, juara dua Rp 3 miliar, juara tiga Rp 2 miliar, dan juara empat Rp 1 miliar.
"Hadiah juara satu Rp 5 miliar, juara dua Rp 3 miliar, juara tiga Rp 2 miliar, juara empat Rp 1 miliar," ujar Maruarar.
Piala Presiden 2025 akan dibuka pada 6 Juli di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Setelah itu, seluruh pertandingan akan dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, karena SUGBK tidak akan lagi digunakan.
Maruarar juga menjelaskan alasan memilih Si Jalak Harupat, karena Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat ini tidak memenuhi syarat.
"Saya sudah periksa di Bandung, GBLA tidak kondusif dari segi rumput. Kami sudah cek bersama Pak Dedi (Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi) dan Pak Farhan (Wali Kota Bandung), dan kami simpulkan GBLA tidak siap. Jadi, kita pilih Si Jalak Harupat," tambah Maruarar.
Satu hal yang menarik, Piala Presiden 2025 akan menjadi edisi pertama yang melibatkan klub luar negeri.
Maruarar menjelaskan, hal ini dilakukan untuk membuat klub-klub Indonesia lebih terbiasa bermain melawan tim asing. "Tujuannya supaya kita makin banyak bertanding dengan tim luar negeri, sehingga klub-klub kita juga sudah terbiasa bermain dengan klub-klub asing," jelas Maruarar.
Piala Presiden 2025 akan menjadi edisi dengan jumlah tim peserta yang paling sedikit dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Pada edisi pertama tahun 2015, ada 16 tim yang ikut serta, lalu bertambah menjadi 20 tim pada edisi kedua (2017), ketiga (2018), dan keempat (2019).
Di edisi kelima (2022), jumlah tim berkurang menjadi 18 tim, dan pada edisi terakhir 2024, hanya ada 8 tim.
Arema FC menjadi tim tersukses dalam turnamen ini, setelah menjuarai empat edisi, yakni pada 2017, 2019, 2022, dan 2024.
Dua klub luar negeri yang diundang adalah Port FC dari Liga Thailand dan Oxford United dari Divisi Championship Liga Inggris.
"Nah, Piala Presiden sendiri ada keunikan di tahun ini, di mana kami mengundang dua klub internasional, Port FC dan Oxford United, tak lain karena kami memberikan apresiasi bahwa klub-klub luar juga berinvestasi untuk pemain Indonesia," ujar Ketum PSSI Erick Thohir.
Satu tim lainnya adalah Indonesia All-star yang diisi oleh pemain bintang Liga Indonesia. Tiga tim sisanya adalah Arema sebagai juara bertahan Piala Presiden, kemudian Persib Bandung dan Dewa United sebagai juara satu dan dua di liga. (nik)
Editor : Niko auglandy