RADARSOLO.COM – Laskar Sambernyawa gagal menjaga gengsi di kandang sendiri. Bermain di Stadion Manahan, Persis Solo harus mengakui keunggulan tamunya, Malut United, dengan skor 1-3 dalam lanjutan Super League 2025/2026, Senin (20/10/2025) malam.
Sejak peluit awal, Persis langsung mengambil inisiatif serangan. Baru empat menit laga berjalan, Giovani Numberi melepas tembakan dari sisi kiri, namun kiper Malut United Angga Saputro masih terlalu tangguh di bawah mistar.
Tekanan berlanjut. Zanadin Fariz dijegal keras oleh Ridho Syuhada, menghasilkan tendangan bebas untuk tuan rumah.
Jordy Tutuarima maju sebagai eksekutor, sayang sepakannya hanya melebar tipis di sisi kanan gawang Laskar Kie Raha.
Tim tamu bukan tanpa ancaman. Ciro Alves jadi motor serangan balik cepat, mengirimkan umpan matang kepada David da Silva, namun sundulannya masih melenceng di menit ke-13.
Persis mencoba membalas lewat Sho Yamamoto yang melepaskan tembakan keras di menit ke-23. Bola yang ditepis Angga Saputro jatuh ke kaki Jordy Tutuarima, tapi sontekannya kembali gagal menembus gawang.
Petaka datang untuk Persis. Lewat skema serangan balik cepat, Tyronne Delpino memanfaatkan ruang kosong dan menaklukkan Muhammad Riyandi dengan sepakan melambung yang bersarang di atas mistar.
Eks bomber Persib Bandung musim lalu tersebut membawa Malut United unggul 0-1 hingga babak pertama usai.
Usai turun minum, tim tamu tampil makin menggila. Tyronne kembali mencatatkan namanya di papan skor, memperlebar jarak menjadi 0-2.
Tak berhenti di situ, Yakob Sayuri menambah derita Laskar Sambernyawa lewat gol ketiga bagi Malut United.
Tertinggal jauh, Persis berusaha bangkit. Menit ke-68, Kodai Tanaka berhasil memperkecil ketertinggalan lewat sundulan hasil umpan corner kick.
Gol itu jadi satu-satunya hiburan bagi publik Manahan. Skor 1-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Peter de Roo: Kami Terlalu Lambat, Sulit Bongkar Pertahanan
Usai pertandingan, Head Coach Persis Solo Peter de Roo tak bisa menutupi kekecewaannya. Baik dari sisi hasil maupun penampilan tim, ia mengakui Persis gagal tampil seperti yang diharapkan.
"Melawan tim-tim seperti Malut tidak boleh melakukan kesalahan. Kami mengalirkan bola terlalu lambat juga. Kami sulit juga membongkar pertahanan," ucap Peter usai laga.
Pelatih asal Belanda itu menilai Malut United tampil efektif dengan mengandalkan serangan balik cepat yang mematikan.
“Seperti yang diprediksi, Malut sangat berbahaya dan punya counter attack yang menjadi andalan mereka. Untuk itu, Persis coba antisipasi,” lanjutnya.
Kekalahan ini membuat langkah Persis Solo kembali tersendat di papan tengah klasemen sementara. Sementara Malut United pulang dengan tiga poin berharga dari Kota Bengawan. (nik)
Editor : Niko auglandy