Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemain Persis Solo Sempat Muntah-Muntah di Lapangan Lawan Bali United, Ada Apa?

Mannisa Elfira • Sabtu, 1 November 2025 | 02:39 WIB
DUEL UDARA: Laga Persis Solo melawan Bali United di ajang EPA Super League 2025/2026 di Bali United Training Ground, Minggu (26/10/2025).   
DUEL UDARA: Laga Persis Solo melawan Bali United di ajang EPA Super League 2025/2026 di Bali United Training Ground, Minggu (26/10/2025).  

RADARSOLO.COM – Perjuangan berat dialami skuad muda Persis Solo saat bertandang ke markas Bali United. Dari tiga kelompok umur yang tampil di pekan ke-5 dan ke-6 Elite Pro Academy (EPA) 2025, Akademi Persis Solo hanya mampu membawa pulang dua poin, hasil dari dua kali imbang yang diraih tim U-16 di Pulau Dewata.

Sementara itu, Persis U-18 dan Persis U-20 harus menelan kekalahan tipis dari tuan rumah Serdadu Tridatu.

Meski hasil belum maksimal, Direktur Teknik Akademi Persis Solo, Rasiman, menegaskan bahwa evaluasi sudah dilakukan menyeluruh.

Dia menyoroti faktor nonteknis, terutama kondisi fisik para pemain yang menurun akibat perjalanan panjang dan cuaca ekstrem di Bali.

“Jadi kami tidak bisa menampilkan performa 100 persen karena banyak pemain yang sakit,” beber Rasiman, Kamis (30/10).

Kondisi makin sulit karena pertandingan digelar di lapangan dengan kondisi lingkungan ekstrem. Menurut Rasiman, beberapa pemain bahkan sempat muntah-muntah di lapangan akibat panas dan kelembapan tinggi.

“Cuaca ekstrem di Bali, ditambah lapangan di tepi pantai dan cukup tinggi, membuat pemain kami beberapa muntah-muntah. Ini yang perlu kita siapkan lebih matang lagi terutama untuk laga tandang ke depan,” lanjutnya.

Rasiman menilai, secara permainan Persis Solo tak kalah dari Bali United. Tim muda Laskar Sambernyawa tetap mampu menciptakan peluang dan mengimbangi permainan lawan.

“Secara permainan sebenarnya seimbang. Tidak ada tim yang terlalu dominan. Tapi faktor kondisi fisik dan adaptasi cuaca sangat menentukan hasil,” jelasnya.

Dia juga mengakui bahwa Bali United lebih unggul secara kebugaran dan adaptasi lapangan. Bermain di training ground sendiri membuat mereka lebih nyaman dalam penguasaan bola dan tempo permainan.

“Pemain Bali United bugar 100 persen, mereka bermain di lapangan yang sudah sangat mereka kenal. Itu jelas membantu. Tapi anak-anak tetap menunjukkan semangat dan perjuangan yang luar biasa,” tambah Rasiman.

Rasiman berharap ke depan, timnya bisa mematangkan persiapan fisik dan mental pemain muda Persis Solo agar lebih siap menghadapi laga-laga tandang berikutnya.

“Selain fisik, kepercayaan diri pemain juga perlu terus ditingkatkan. Karena mereka sebenarnya punya kemampuan yang tidak kalah,” pungkasnya. (nis/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga 1 #Bali United