RADARSOLO.COM– Gelandang serang PSIM Jogja asal Portugal, Ze Valente, terus menjadi pusat perhatian di pentas BRI Super League 2025/2026 (Liga 1).
Pemain bernama lengkap Jose Pedro Magalhaes Valent itu tampil atraktif sekaligus konsisten dalam mengatur ritme permainan dan membangun serangan dari lini tengah Laskar Mataram.
Sejak awal musim, Valente menunjukkan kelasnya lewat visi bermain tajam dan kemampuan distribusi bola yang efektif.
Dari 10 penampilan, ia sudah mengemas dua gol dan satu assist, menjadi bagian penting dari peningkatan produktivitas PSIM di bawah arahan Pelatih Jean-Paul van Gastel.
Performa cemerlang tersebut mengantarkannya dua kali dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM) — masing-masing saat melawan Bali United di pekan keenam dan kala PSIM menundukkan Persik Kediri 2-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (31/10) lalu.
“Pada akhirnya ini soal semangat dan pengorbanan untuk tim. Semua pemain bermain baik dan penuh semangat,” ujar Valente dilansir dari Jawa Pos Radar Jogja.
Kunci: Mental dan Kepercayaan Diri
Pemain kelahiran 14 Mei 1994 itu menilai aspek mental menjadi kunci utama performanya di lapangan. Bagi Valente, kepercayaan diri adalah fondasi penting bagi setiap pesepak bola profesional.
“Saya selalu mencoba percaya diri di setiap pertandingan. Tanpa kepercayaan diri, kita tidak bisa bermain dengan baik,” tegasnya.
Selain itu, Valente juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, fokus latihan, dan persiapan sebelum laga.
Semua dilakukan demi satu tujuan: memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
“Saya selalu menyiapkan diri untuk membantu tim. Itu hal yang paling penting,” bebernya.
Energi dari Tribun
Tak hanya pada aspek teknis, Valente juga mengapresiasi dukungan luar biasa dari suporter PSIM Jogja. Menurutnya, atmosfer dan semangat dari tribun selalu memberi tambahan energi bagi skuad Laskar Mataram.
“Terima kasih untuk dukungan dari suporter yang selalu ada. Saya harap dukungan itu terus ada di setiap pertandingan,” tandasnya.
Dengan performa stabil dan kontribusi nyata di setiap laga, Ze Valente kini menjelma sebagai motor permainan PSIM Jogja, simbol dari kerja keras dan profesionalisme pemain asing yang menyatu dalam semangat Mataram Never Surrender.
Dalam waktu dekat PSIM Jogja akan melawan tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan Solo, 8November.
Dalam laga yang dibalut label Derby Mataram ini, Persis Solo jelas wajib waspada tingkat tinggi terhadap pergerakan Ze Valente. Sang pemajn juga optimistis membawa Laskar Mataram menang di laga ini. (iza/laz/JPG/nik)
Editor : Niko auglandy