RADARSOLO.COM – Laga sarat gengsi akan tersaji di Stadion Manahan, Sabtu malam (8/11) nanti. Derby Mataram episode pertama musim ini akan mempertemukan Persis Solo melawan PSIM Jogja. Laga ini bukan sebatas memperebutkan poin. Jauh dari itu, laga ini adalah pertaruhan gengsi dan harga diri antara dua klub bertetangga.
Menilik delapan pertemuan terakhir, Laskar Mataram -sebutan PSIM Yogyakarta- lebih dominan.
Mereka memenangi tiga laga, sementara Persis mencatat dua kemenangan, dan tiga laga berakhir imbang (head to head lihat grafis paragraf selanjutnya).
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Liga 2 2021. Kala itu, Laskar Sambernyawa gagal menang dalam dua pertemuan melawan Laskar Mataram. Persis seri di Mandala Krida, dan kalah di Stadion Manahan.
Kabar baik memang sempat muncul saat uji coba pramusim. Dimana Persis sempat menjajal PSIM di Stadion Sultan Agung.
Kala itu, Persis menang dengan skor tipis 1-0. Namun hal itu, tentu tak bisa jadi pegangan.
Terlebih dari sisi klasemen sementara dan rapor di Liga 1 musim ini, PSIM performanya lebih baik dari Persis.
Di atas kertas, Persis Solo tampak sedikit lebih inferior. Sembilan pertandingan tanpa kemenangan, Sho Yamamoto dan kawan-kawan terjerembab di zona merah.
Tepatnya di posisi dua terbawah atau peringkat ke-17 klasemen sementara.
Berbeda nasib dengan PSIM yang sedang berada di jalur positif. Dua kemenangan beruntun kontra Dewa United dan Persik Kediri membawa anak asuh Jean-Paul van Gastel menempati papan tengah. Tepatnya pada posisi ke-6 dengan koleksi 18 poin.
Stadion Manahan pun belum ramah bagi tuan rumah musim ini. Dari empat kali tampil di depan publik sendiri, Persis belum sekalipun meraih kemenangan.
Tiga laga berakhir dengan kekalahan dari Persija Jakarta, Persijap Jepara, dan Malut United. Satu lainnya hanya berbuah imbang kontra Arema FC.
Dengan berbagai catatan minor ini, pemain ke-12 dari kubu Persis enggan melihat tim kebanggaannya kembali kalah. Terlebih di laga sarat gengsi, seperti derby Mataram ini.
Presiden DPP Pasoepati Arif Djodi Purnomo berharap, Sho Yamamoto dan kawan-kawan mampu memenangkan pertandingan tersebut.
Bukan hanya sarat gengsi, tiga poin juga sangat berarti untuk mendongkrak posisi Persis Solo di klasemen sementara.
"Harapan dari DPP Pasoepati untuk derby kali ini, semoga Persis bisa menang di kandang sendiri sebagai kado HUT Persis ke 102 juga yang bertepatan waktu Derby besok," ucapnya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Dia juga yakin semua catatan head to head dan statistik yang sempat terjadi tak akan jadi pegangan.
"Kami juga berharap apapun sejarah masa lalu yang kurang baik antar kedua suporter, besok menjadi momen saling menjaga tanpa ada psywar yang berlebihan," pungkasnya. (nis/nik)
HEAD TO HEAD PERSIS MELAWAN PSIM
| TGL | STATUS | SKOR | HASIL | EVENT |
| 19/7/2025 | A | 0-1 | W | Uji Coba |
| 15/11/2021 | H | 0-1 | L | Liga 2 |
| 12/10/2021 | A | 0-0 | D | Liga 2 |
| 21/10/2019 | A | 3-2 | W | Liga 2 |
| 16/8/2019 | H | 2-1 | W | Liga 2 |
| 27/4/2013 | H | 1-1 | D | Divisi Utama |
| 26/3/2013 | A | 1-4 | L | Divisi Utama |
| 4/4/2012 | H | 0-0 | D | Divisi Utama |
| 16/3/2012 | A | 0-2 | L | Divisi Utama |
KETERANGAN
- H: Laga Kandang
- A: Laga Tandang
- W: Menang
- D: Seri
- L: Kalah