RADARSOLO.COM - Duel bertajuk Derby Jatim mini antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (7/11), berakhir imbang 1-1. Laga berlangsung ketat dan kedua tim sama-sama menolak pulang dengan tangan kosong.
Persebaya lebih dulu memecah kebuntuan melalui Arief Catur Pamungkas pada menit ke-54. Serangan balik cepat Persebaya berhasil dimaksimalkan Arief yang tanpa ragu melepaskan tembakan terukur ke gawang Persik.
Namun keunggulan itu hanya bertahan sembilan menit. Penyerang Persik, Jose Enrique Rodriguez, membalas lewat gol pada menit ke-63 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persebaya. Gol tersebut membuat tribun Persikmania bergemuruh.
Sayangnya dalam laga ini Persebaya Surabaya sempat harus bermain dengan 10 pemain setelah Francisco Rivera mendapat kartu merah di menit ke-76 karena pelanggaran yang dibuatnya.
DI lain sisi, laga berjalan dalam tekanan dengan intensitas tinggi. Kedua tim sempat memperoleh sejumlah peluang tambahan, namun skor tetap tak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
Di tribun, jumlah penonton yang hadir tercatat 1.554 orang, atau sekitar 6 persen dari total kapasitas stadion.
Hasil imbang ini membuat Persebaya naik ke posisi kesembilan klasemen sementara Super League 2025/2026. Dari 10 laga, Bajul Ijo mengoleksi 15 poin.
Hasil dari 4 menang, 3 seri, dan 3 kalah
Sementara Persik Kediri bertahan di peringkat ke-11 dengan catatan 3 menang, 3 seri, dan 5 kalah. Total Laskar Macan Putih kini sudah meraih 12 poin.
Di puncak klasemen, Borneo FC Samarinda masih tampil superior. Mereka belum tersentuh kekalahan dengan perolehan 27 poin dari 9 pertandingan — 100 persen kemenangan.
Liga 1 akan jeda sementara karena agenda FIFA Matchday. Kompetisi kembali bergulir akhir November.
Pada pekan ke-13 Persik Kediri akan melakoni laga tandang kontra Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, 20 November.
Persebaya Surabaya akan menjalani partai bergengsi kontra Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, 22 November.
Laga ini diprediksi panas karena Derby Jatim selalu sarat gengsi dan harga diri. (nik)
Editor : Niko auglandy