Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persis Solo Tahan Imbang PSIM Jogja 2-2, Kado Ultah ke-102 adalah Selamat dari Kekalahan

Mannisa Elfira • Minggu, 9 November 2025 | 04:48 WIB
Persis Solo tahan imbang PSIM Jogja 2-2 di Stadion Manahan, Sabtu (8/11/2025) malam.
Persis Solo tahan imbang PSIM Jogja 2-2 di Stadion Manahan, Sabtu (8/11/2025) malam.

RADARSOLO.COM – Tensi tinggi Derby Mataram pada panggung Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (8/11/2025) malam, benar-benar terasa. Hasil imbang Persis Solo melawan PSIM Jogja, menjadi buktinya.

Menjadi tuan rumah, motivasi Persis Solo untuk mengalahkan rival klasik mereka, sangat membuncah.

Apalagi, pertandingan pekan ke-12 ini bertepatan dengan ulang tahun ke-102 Persis Solo, momentum yang ingin dirayakan dengan kemenangan di depan publik sendiri.

Ribuan suporter mengibarkan spanduk dan menyanyikan chant dukungan seperti “Make Sambernyawa Great Again,” “Terlanjur Cinta Sambernyawa,” hingga “Bangkit Kembali, Tuntaskan.”

Persis langsung agresif sejak kickoff. Sho Yamamoto berhasil lolos dari kawalan dan mengirim umpan matang ke Kodai Tanaka.

Tapi penyelesaian Kodai masih lemah dan bisa ditepis kiper PSIM Cahya Supradi.

Satu menit berselang, Sho melepaskan tembakan keras, namun bola masih melayang di atas mistar.

PSIM membalas lewat peluang jarak jauh di menit ke-8, tetapi Gianluca Pandeynuwu sigap mengamankan bola.

Persis hampir mendapat penalti saat Kodai dijatuhkan Franco Mingo—VAR dipanggil, namun wasit memutuskan no penalty.

Justru PSIM yang lebih dulu memecah kebuntuan.

Kesalahan passing Gianluca dimanfaatkan Corfe Antony pada menit ke-26. Skor berubah 0-1 untuk PSIM.

Menit ke-41, PSIM menggandakan keunggulan. Umpan Fahreza Sudin dari sisi kanan disambut sepakan Ze Valente yang tak mampu dibendung Gianluca. Persis tertinggal 0-2.

Sebelum turun minum, Kastaneer mendapat peluang emas satu lawan satu dengan kiper, namun tembakannya melenceng.

Memasuki babak kedua, pelatih Tithan Wulung Suryata melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Althaf Indie.

Keputusan tepat. tiga menit setelah restart, Persis memecah kebuntuan.

Zanadin Fariz melepas assist untuk Kodai Tanaka yang menuntaskan peluang menjadi gol (48’). Persis mengecilkan ketertinggalan menjadi 1-2.

Momentum berlanjut. Zanadin kembali mengancam dua menit berselang, namun tembakannya digagalkan kiper PSIM.

Menit ke-65, Persis menciptakan peluang beruntun dari skema bola mati, tetapi belum membuahkan gol.

Drama terjadi di menit ke-88. Cleylton Santos menanduk bola masuk setelah menerima umpan Giovani Numberi, tetapi gol dianulir VAR.

Namun Laskar Sambernyawa tidak menyerah.

Pada menit ke-90+6’, Cleylton kembali memenangkan duel udara dan sundulannya kali ini sah. Persis menutup laga dengan skor 2-2.

Derby Mataram kembali membuktikan bahwa rivalitas klasik tetap penuh gengsi dan drama. (nis/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Persis Solo vs PSIM Jogja #persis solo #laskar sambernyawa #stadion manahan #Derby Mataram #Super League 2025/2026