RADARSOLO.COM – Ong Kim Swee kembali menginjakkan kaki di Kota Bengawan. Namun kepulangannya kali ini bukan untuk menukangi Persis Solo seperti musim lalu.
Pelatih asal Malaysia itu datang sebagai arsitek Persik Kediri untuk menantang Persija Jakarta pada matchday ke-13 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, 20 November mendatang.
Sebagaimana diketahui, Persija kembali meminjam Stadion Manahan sebagai kandang sementara. Rumput Stadion Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium (JIS) masih belum siap digunakan, sehingga Macan Kemayoran kembali bermarkas di Solo.
Situasi ini justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi OKS. Maklum, pria berusia 53 tahun itu bukan figur asing di Solo.
Dia pernah memimpin Laskar Sambernyawa dan akrab dengan atmosfer Stadion Manahan. Pengalaman musim lalu diyakini bisa membantunya membaca karakter lapangan sekaligus ritme pertandingan di kandang sementara Persija tersebut.
OKS datang bersama Macan Putih dengan motivasi tinggi.
Cukup wajar, mengingat Persik sedang terjebak dalam tren negatif. Empat laga beruntun tanpa kemenangan membuat posisi mereka merosot. Ezra Walian dan kolega membutuhkan poin untuk kembali menempel papan tengah.
Di jeda internasional FIFA Matchday, Persik memanfaatkannya untuk memulihkan kondisi sekaligus merapikan permainan. OKS menegaskan bahwa timnya tidak boleh lagi terpeleset saat menghadapi Persija.
“Posisi kita sekarang mulai jauh dari tim papan atas dan dekat dengan tim posisi bawah. Karena itu, Persik Kediri harus tampil bagus untuk dapat poin lawan Persija Jakarta,” tegasnya.
Dalam klasemen sementara, Persik Kediri berada di peringkat ke-13 dengan 12 poin hasil tiga kemenangan, tiga imbang, dan lima kekalahan.
Koleksi poin itu hanya terpaut empat angka dari Persijap Jepara yang sudah masuk zona merah.
Namun, menghadapi Persija juga bukan perkara mudah. Secara materi pemain, Macan Kemayoran tampak lebih unggul.
Rizky Ridho dan kawan-kawan sedang berada dalam performa positif dan kini menempati posisi kedua, tepat di bawah Borneo FC.
“Kita tahu Persija Jakarta punya materi pemain sangat bagus. Tapi itu bukan alasan Persik Kediri harus menyerah. Kalau kita main fokus dan serius, saya yakin bisa meladeni mereka,” ujar OKS.
Karena itu, berbagai kekurangan langsung dibenahi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah penyelesaian akhir. Persik baru mampu mencetak 12 gol sepanjang musim ini, angka yang dinilai terlalu minim untuk bersaing di papan tengah.
“Tim Persik Kediri belum sempurna. Dari berbagai aspek, khusus lawan Persija Jakarta finishing menjadi fokus utama. Bagaimana kita menyerang dan bikin gol. Karena kita punya target harus curi angka,” tegasnya. (nik)
Editor : Niko auglandy