RADARSOLO.COM - PSS Sleman kembali memetik tiga poin penting pada pekan kesebelas Pegadaian Championship 2025/2026. Menjamu Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin malam (17/11/2025), Super Elja tampil penuh determinasi dan sukses menang dramatis 2-1.
Kemenangan ini kembali mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Grup Dua.
Mentalitas pantang menyerah benar-benar diperlihatkan para pemain PSS. Tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Igor Costa pada menit ke-10, Super Elja tetap tampil menekan.
Mereka sempat menyamakan kedudukan melalui sepakan Syaiful Djoge, namun gol tersebut dianulir wasit Nugroho Supriyanto karena dianggap offside.
Memasuki babak kedua, pelatih Ansyari Lubis melakukan sejumlah pergantian untuk mempertajam agresivitas serangan.
Keputusan itu langsung berbuah manis. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Junior Haqi menanduk umpan manis Arda Alfareza dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Sundulan terukur itu gagal dijangkau kiper Persiku.
Gol penyama kedudukan membuat PSS semakin percaya diri.
Serangan demi serangan terus diarahkan ke jantung pertahanan Persiku. Namun waktu terus bergulir, dan skor 1-1 seolah akan tetap bertahan hingga laga berakhir.
Hingga akhirnya momen puncak itu tiba. Memanfaatkan sepak pojok Arda Alfareza, Cloudio Faiera Mutzi mengirimkan umpan cerdas ke arah Irvan Yunus Mofu.
Tanpa ragu, Mofu melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Persiku.
Gol pada menit 90+8 itu menggetarkan seisi stadion dan memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi PSS Sleman.
Usai peluit panjang, suasana haru langsung menyelimuti kubu tuan rumah.
Irvan Mofu, sang pencetak gol kemenangan, tak mampu mengucapkan sepatah kata pun.
Dengan air mata mengalir, ia hanya mengangkat jarinya membentuk simbol tiga poin kemenangan.
Di sisi lain, pencetak gol penyama kedudukan, Junior Haqi, juga tak kuasa menahan emosi. Dengan mata sembab ia berucap terbata-bata, “Ini buat mama, bapak dan Jeje. I love you.”
Kemenangan ini terasa begitu spesial bukan hanya karena tiga poin. Para pemain mempersembahkannya sebagai doa dan harapan terbaik bagi M. Fahri—penjaga gawang Super Elja yang tampil luar biasa dan tengah berjuang untuk kesembuhan.
Seluruh tim, staf pelatih, dan suporter berharap energi positif dari kemenangan dramatis ini dapat menjadi kekuatan tambahan bagi Fahri untuk pulih dan kembali menjaga gawang PSS dengan performa terbaiknya.
Papan Atas Grup 2 Semakin Memanas
Kemenangan ini membuat PSS Sleman semakin mantap di puncak klasemen Grup 2. Dari 11 pertandingan, mereka mengoleksi 26 poin hasil delapan kemenangan, dua hasil seri, dan satu kekalahan.
PSS juga produktif dengan torehan 23 gol dan hanya kebobolan delapan gol.
Mereka masih unggul satu poin dari Barito Putera yang juga meraih kemenangan pada pekan yang sama.
Sementara di sisi lain, Persiku Kudus kembali harus menahan rasa waswas di papan bawah. Dari 11 laga, mereka baru mengumpulkan tujuh poin hasil dua kemenangan, satu hasil imbang, dan delapan kali kalah.
Tim berjuluk Macan Muria itu berada di posisi kedelapan, hanya unggul dari Persipal FC dengan enam poin dan PSIS Semarang yang terpuruk di dasar klasemen dengan dua poin.
Jadwal pekan ke 12
Situasi pekan ke-11 ini membuat persaingan menuju pekan ke-12 menjadi semakin menegangkan, terutama bagi klub-klub di Grup Timur yang mulai memasuki fase krusial musim ini.
Pekan ke-12 akan dibuka Sabtu (22/11) dengan laga Persipal FC kontra Barito Putera di Stadion Gawalise, dilanjutkan Kendal Tornado FC menjamu Persipura Jayapura di Jatidiri, serta duel Deltras FC menghadapi PSS Sleman di Gelora Delta.
Sehari berselang, Persiku Kudus akan menjamu Persela Lamongan di Stadion Wergu Wetan, sebelum Persiba Balikpapan bertemu PSIS Semarang di Stadion Batakan untuk menutup rangkaian pertandingan pekan ini. (nik)
Editor : Niko auglandy