RADARSOLO.COM — Akhir pekan ini, Laskar Sambernyawa—sebutan Persis Solo—akan terbang ke Pulau Dewata.
Persis Solo dijadwalkan menantang Bali United pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta (23/11/2025), markas yang sejauh ini belum pernah bersahabat bagi Persis.
Catatan pertemuan menunjukkan, Persis Solo selalu pulang dengan tangan hampa setiap kali bertandang ke Dipta.
Sejak promosi ke kasta tertinggi, Persis belum sekali pun mencuri poin di kandang Serdadu Tridatu.
Pada 29 Februari 2024, Persis tumbang 3-2 di Dipta. Kekalahan lebih telak terjadi pada 27 Oktober 2024, ketika Bali United menang 3-0.
Dominasi Bali United di kandang begitu mencolok. Bahkan pada pertemuan pertama kedua tim di kasta tertinggi—yang digelar di Stadion Maguwoharjo pada 27 September 2023—Bali tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Secara keseluruhan, Bali telah memenangkan tiga laga, sementara Persis baru dua kali meraih tiga poin, dan satu laga lain berakhir imbang.
Dari sisi performa musim ini, kondisi kedua tim juga jauh berbeda.
Bali United saat ini bertengger di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan 13 poin hasil dari tiga kemenangan, empat kali imbang, dan empat kekalahan.
Di sisi lain, Persis Solo masih berjuang di zona merah, menempati posisi ke-17 dengan koleksi enam poin dari satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
Untuk menghadapi Bali, Persis terus menggenjot persiapan.
Terbaru, Laskar Sambernyawa menjalani uji coba melawan Persinab Nabire di Lapangan Pusporenggo Lestarindo, Minggu (16/11), dan menang tipis 2-1. Dua gol Persis dicetak Kodai Tanaka dan Arkhan Kaka.
Caretaker Persis Solo, Tithan Wulung Suryawa, menilai performa timnya dalam uji coba tersebut sudah sesuai harapan.
Meski empat hari sebelumnya para pemain menjalani latihan intensitas tinggi, kondisi fisik mereka tetap stabil dan masih mampu menguasai jalannya pertandingan.
“Saya rasa pertandingan hari ini cukup baik untuk kita mengingat sebelumnya kita berlatih dengan intensitas tinggi,” ujar pelatih asal Sragen itu.
Tithan juga menambahkan bahwa uji coba ini penting untuk melihat kemampuan pemain mengontrol permainan dalam kondisi lelah.
Dia berharap hasil positif tersebut menjadi modal berharga sebelum Persis terbang ke Bali pada 23 November mendatang.
“Semua pemain mampu mengendalikan permainan selama 45 menit. Mereka cukup dominan menguasai pertandingan,” tambahnya
Persis Solo kini berharap mampu memecah rekor buruk di Dipta dan membawa pulang hasil positif dari markas Bali United. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy