Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Indonesia Hadapi Thailand di Semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025

Niko auglandy • Rabu, 19 November 2025 | 03:16 WIB
Timnas CP Indonesia saat melawan Jepang di ajang IFCPF Asia Oceania Cup 2025
Timnas CP Indonesia saat melawan Jepang di ajang IFCPF Asia Oceania Cup 2025

RADARSOLO.COM – Tim sepak bola cerebral palsy Indonesia akan berhadapan dengan Thailand pada babak semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025. Duel ini akan berlangsung di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (20/11/2025) pukul 15.00 WIB, dan menjadi salah satu laga yang paling dinanti dalam turnamen.

Thailand memastikan langkah ke semifinal sebagai runner up Grup B setelah takluk 1-3 dari Iran pada laga terakhir fase grup, Selasa (18/11/25). Pertemuan Indonesia dan Thailand kali ini diprediksi berjalan ketat, mengingat kedua tim sudah sangat familiar satu sama lain. Mereka kerap bersua dalam ajang ASEAN Para Games dan saling memantau performa sepanjang turnamen.

Tim pelatih Indonesia, yang dipimpin Yanuar Dhuma Ardhiyanto, bahkan menyaksikan langsung pertandingan Thailand kontra Iran di Stadion Sriwedari. Seluruh pemain Indonesia turut dibawa untuk melakukan pengamatan, memanfaatkan jadwal mereka yang hanya berisi latihan ringan.

“Hari ini kita nonton pertandingan Thailand dari awal sampai akhir. Kekuatan mereka tidak jauh beda dengan penampilan di ASEAN Para Games. Berdasarkan pengamatan itu, kita siapkan skema khusus agar tampil lebih menggebrak,” ujar Yanuar, Selasa (18/11/25).

 Baca Juga: Jadwal BRI Super League Pekan Ini: Derbi, Laga Hidup-Mati, dan Ujian Berat Tim Papan Atas Liga 1

Salah satu fokus utama Indonesia adalah mematikan pergerakan gelandang Thailand, Chanatip Deeman, yang tampil dominan sepanjang turnamen. Strategi mengunci pemain kunci—seperti yang dilakukan saat menghadapi Australia dan Jepang—akan kembali diterapkan.

“Nomor enam itu kuat, secara fisik dan teknik bagus. Dia salah satu yang kami waspadai,” kata Yanuar.

Dua hari jelang pertandingan, tim pelatih juga melakukan evaluasi mendalam, khususnya terkait transisi permainan yang sempat menjadi catatan saat melawan Jepang. Selain itu, waktu istirahat lebih panjang dibandingkan Thailand diharapkan memberi keuntungan bagi Hafthah Wicaksono dkk.

“Alhamdulillah kita punya waktu dua hari untuk istirahat. Secara psikologis, pemain juga lebih siap. Kita akan maksimal,” tegasnya.

Motivasi Indonesia pun berlipat karena semifinal ini ibarat final sesungguhnya. Dua tim yang lolos ke final berhak tampil di IFCPF World Cup 2026 di Amerika Serikat, sehingga pertandingan melawan Thailand menjadi krusial.

“Bagi kami, finalnya ya melawan Thailand ini. Kita mati-matian untuk tiket ke World Cup,” sambung Yanuar.

Thailand sendiri melakukan hal serupa dengan mengamati permainan Indonesia sejak fase grup. Pelatih dan pemain mereka hadir langsung saat Indonesia menghadapi Australia serta mengirimkan staf untuk memantau laga kontra Jepang.

Kapten Thailand, Phonpipat Nampaksa, memastikan timnya siap menghadapi tuan rumah.

“Kami akan bermain maksimal untuk mendapatkan tiket ke final,” ujarnya.

Thailand memanfaatkan jeda satu hari untuk pemulihan setelah melakoni tiga pertandingan dalam tiga hari berturut-turut.

Menurut Phonpipat, tim pelatih telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Indonesia sebagai persiapan menghadapi laga penting ini. (nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#IFCPF #Timnas indonesia #CP