Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persika Karanganyar Enggan Lama-Lama dalam Kesedihan, Laga Berat di Liga Nusantara Sudah Menanti

Mannisa Elfira • Selasa, 9 Desember 2025 | 23:34 WIB
Laga Persika Karanganyar vs RANS Nusantara di Stadion UNS, dalam laga Liga Nusantara 2025/2026 (8/12/2025)
Laga Persika Karanganyar vs RANS Nusantara di Stadion UNS, dalam laga Liga Nusantara 2025/2026 (8/12/2025)

RADARSOLO.COM – Tren unbeaten Persika Karanganyar dijegal RANS Nusantara FC di Stadion UNS, Senin malam (9/12/2025). Laskar Singo Lawu kalah tipis 0-1 dari klub milik artis Raffi Ahmad tersebut.

Bagi Head Coach Persika Karanganyar Ahmad Bustomi, kekalahan ini bagaikan jamu atau obat. Pahit rasanya, tapi akan menyembuhkan. Dari sana, Persika bergegas untuk memetakan kekurangan demi mendapat poin absolut di pertandingan berikutnya.

"Yang jelas saya mengapresiasi pemain saya semuanya. Kerja keras mereka 90 menit luar biasa. Tapi kekalahan ini bagi saya seperti jamu atau obat, pahit tapi akan menyembuhkan nanti di next match," tegas Bustomi.

Malam itu, Persika kebobolan di menit-menit awal. Tepatnya lewat kaki Rivaldi Bawuo di menit ke-9. Setelah gol cepat tersebut, Rans langsung menerapkan taktik bertahan rapat yang membuat Persika kesulitan membongkar lini pertahanan.

Laga berlangsung keras. Persika menerima dua kartu kuning masing-masing untuk Abi Defa Marendra (16') dan Raihan Febriana Ashari (86').

Sementara Rans Nusantara FC mengoleksi empat kartu kuning: M Alwi Furqon (44'), Ade M Nur Saihitua (45'), Bayu Aji (88'), dan Tony Sucipto (88'). Drama memuncak ketika M. Alwi Furqon diganjar kartu merah pada penghujung laga setelah mendapat kartu kuning kedua di menit 90.

"Saya ucapkan selamat untuk RANS, untuk Pak Joko Susilo, senior saya yang berhasil memenangkan pertandingan malam ini. Yang jelas pertandingan malam hari ini banyak pelajaran yang saya dapat. Dan sesuai dengan analisa dari tim kami, golnya tercipta memang seperti yang sudah saya bayangkan, kita kecolongan disitu," kata Bustomi.

Disinggung soal lapangan dan atmosfer Stadion UNS yang baru mereka jajal, Bustomi mengaku tak ada masalah. Lapangan bukan menjadi alasan kekalahan Persika Karanganyar atas RANS malam itu.

"Tidak (ada kendala), UNS bagus, memang kita kalah sudah. Jelas, dua tim bermain dengan bagus, wasit juga oke, ya sudah kita kalah. Jadi kita evaluasi," tuturnya.

"Seperti yang saya bilang tadi, seperti jamu atau obat, pahit, kekalahan itu tidak enak. Tapi insya Allah akan menunjukkan nanti kita di next match, kita insya Allah akan mempersiapkan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik lagi," imbuhnya.

Sebelumnya Persika menang dua kali di awal musim. Yakni kontra Persikutim United (1-0) dan Sang Maestro (3-1). Terdekat Persika Karanganyar bakal meladeni Persibo Bojonegoro di Lapangan Banyuanyar, 12 Desember mendatang.

"Kalau masalah optimis, saya optimis. Saya berbicara di dunia sepak bola profesional, bukannya saya sombong, tidak, kita harus optimis," tegasnya.

Menjadi seorang olahragawan atau atlet, Bustomi selalu menekankan ke anak asuhnya untuk punya ambisi dan target. Mengingat mereka terjun di panggung kompetisi, tempat berlomba-lomba untuk berprestasi.

"Kalau di olahraga harus setinggi tingginya. Jadi kita harus ambisius, harus rakus akan prestasi, bukan sombong, bukan itu. Itu challenge bagi saya dan tim saya untuk tidak selalu berada  di zona nyaman, kita harus selalu berusaha untuk harus naik level," ucapnya.

Sementara itu, pemain Persika Karanganyar Yanuar Baehaki mengatakan bahwa skuadnya belum beruntung saat bentrok dengan RANS Nusantara FC. "Di pertandingan yang akan datang kita akan lebih kerja keras lagi dan lebih kuat lagi," pungkasnya. (nis/nik)

HASIL LENGKAP LIGA NUSANTARA 2025/2026

BABAK PENYISIHAN

GRUP A

GRUP B

GRUP C

GRUP D

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#RANS Nusantara #Persika Karanganyar