RADARSOLO.COM - Peluang masih terbuka lebar, tapi poin tak boleh terbuang lagi. Usai tumbang dari RANS Nusantara FC, Persika Karanganyar usung misi bangkit saat meladeni perlawanan Persibo Bojonegoro pada matchday ke-4 Grup C Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) di Stadion UNS, Jumat (12/12/2025) sore.
Banyak pelajaran yang dipetik anak asuh Ahmad Bustomi setelah dijegal RANS Nusantara FC. Kekurangan dari pertandingan tersebut coba dipoles demi memaksimalkan peluang meraih poin absolut kontra Persibo.
"Persiapan normal seperti biasanya. Yang jelas banyak pelajaran berharga yang kami dapat kemarin waktu lawan RANS. Jadi, ada beberapa elemen yang kita evaluasi," tutur Head Coach Persika Karanganyar Ahmad Bustomi.
Bustomi menegaskan bahwa kompetisi masih panjang dan seluruh tim punya kesempatan yang sama. Yang terpenting adalah anak asuhnya mampu memaksimalkan setiap pertandingannya.
"Saya menekankan ke tim ini untuk memberikan yang terbaik setiap pertandingan. Kompetisi juga masih ada beberapa pertandingan. Masih belum ada yang aman," ucap Bustomi.
"Jadi, setiap pertandingan wajib hukumnya kita memaksimalkan poin. Jadi, semua tim masih berpeluang. Saya wajibkan semua tim ini, tidak hanya pemain, juga pelatih, dan semuanya, setiap pertandingan ya harus maksimal," lanjutnya.
Di tengah persiapan, Persika dihadapkan dengan beberapa pemain yang mengalami cedera. Kendati demikian, Bustomi memastikan para pemain terus dipantau secara ketat.
"Ada beberapa pemain kita yang cedera. Sampai besok kita pantau kondisi terakhir bagaimana. Jadi nanti siapapun yang main, kita lihat kondisi terakhir, secara fisik, secara mental, siapa yang siap, itulah yang akan bertanding besok," ucapnya.
Sementara itu, perwakilan pemain Persika Karanganyar Sugiyanto menegaskan bahwa para pemain siap tempur melawan Persibo Bojonegoro.
"Kami memberikan terbaik, dan mengaplikasikan strategi dari pelatih. Semoga besok Persika bisa mengambil 3 poin dari Persibo," tegasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy