RADARSOLO.COM – Persika Karanganyar sukses membawa pulang tiga poin krusial usai menaklukkan tuan rumah Persikutim United dengan skor 2-1 pada lanjutan Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) Grup C.
Duel tersebut digelar di Stadion UNS, Solo, Sabtu (20/12).
Bermain efektif, tim berjuluk Laskar Lawu mampu mengontrol jalannya pertandingan meski laga berlangsung ketat sejak menit awal.
Persika akhirnya memecah kebuntuan jelang turun minum.
Gol pembuka dicetak Dewa Erlangga Sapalas pada menit ke-43. Ia memanfaatkan kelengahan lini belakang Persikutim dan menuntaskan peluang dengan tenang.
Keunggulan tersebut menjadi modal penting Persika menutup babak pertama.
Momentum Persika berlanjut di awal paruh kedua. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Romadhona Dwi Kusuma menggandakan keunggulan pada menit ke-48.
Gol cepat tersebut membuat Persikutim tertekan dan dipaksa bermain lebih terbuka.
Tertinggal dua gol, Persikutim United mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut baru membuahkan hasil pada menit ke-83.
Johan Yoga sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan sempat menghidupkan harapan tim tuan rumah.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, Persikutim gagal mencetak gol tambahan. Skor 2-1 untuk kemenangan Persika pun bertahan.
Hasil ini menjadi kemenangan kedua Persika atas Persikutim musim ini. Pada pertemuan putaran pertama, Persika juga unggul dengan skor tipis 1-0.
Pelatih Persika Karanganyar, Ahmad Bustomi, bersyukur atas raihan tiga poin pada laga tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pemain, baik yang tampil maupun yang belum mendapat kesempatan bermain.
“Alhamdulillah kami dapat tiga poin. Terima kasih buat semua pemain. Hasil ini patut disyukuri, tapi tetap banyak yang harus kami evaluasi,” ujar Bustomi.
Dia menegaskan bahwa di Persika tidak ada istilah pemain inti maupun cadangan. Setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk tampil sesuai kebutuhan tim.
“Kenapa Dewa baru dimainkan, tentu ada pertimbangan teknis. Yang jelas semua pemain punya peran,” tambahnya.
Bustomi juga mengaku bersyukur bisa menjalani debut bersama Persika dengan hasil positif.
Meski demikian, ia menilai perjalanan tim masih panjang dan membutuhkan perbaikan di sejumlah aspek.
Kemenangan ini membuat persaingan di Grup C kian memanas.
Persaingan di Grup C Liga Nusantara 2025/2026 kian mengerucut.
RANS Nusantara FC masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari lima pertandingan.
Klub milik artis Raffi Ahmad tersebut tampil paling konsisten dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang, serta baru kebobolan satu gol sepanjang fase grup.
Di bawahnya, Persika Karanganyar terus menjaga asa bersaing di papan atas. Laskar Lawu kini menempati posisi kedua dengan sembilan poin hasil tiga kemenangan dan dua kekalahan.
Produktivitas enam gol dan pertahanan yang relatif solid membuat Persika tetap berada dalam jalur perebutan posisi teratas.
Persibo Bojonegoro membuntuti di peringkat ketiga dengan tujuh poin. Tim asal Jawa Timur tersebut mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Selisih gol yang masih imbang menunjukkan Persibo masih harus bekerja keras untuk mengamankan posisi.
Sementara itu, Sang Maestro FC berada di peringkat keempat dengan tiga poin dari empat laga.
Tiga hasil imbang dan satu kekalahan membuat mereka belum sekalipun meraih kemenangan, meski peluang untuk memperbaiki posisi masih terbuka.
Di dasar klasemen, Persikutim United masih terpuruk. Dari lima pertandingan, Persikutim baru mengoleksi satu poin hasil satu imbang dan empat kekalahan.
Dengan sisa laga yang semakin menipis, Persikutim dituntut segera bangkit jika tak ingin terus tertinggal dan menjadi penghuni tetap zona bawah Grup C Liga Nusantara musim ini. (nik)
Editor : Niko auglandy