RADARSOLO.COM –Hubungan Persis Solo dengan sepak bola Malaysia ternyata menyimpan catatan panjang yang sarat cerita. Dari laga bersejarah di Stadion Sriwedari hingga duel uji coba modern di Stadion Sultan Ibrahim, jejak Laskar Sambernyawa melawan tim-tim Negeri Jiran selalu meninggalkan kesan tersendiri.
Momem paling awal tercatat pada perayaan HUT PSSI ke-30 tahun 1960. Saat itu, PSSI mendatangkan Timnas Malaysia untuk rangkaian pertandingan persahabatan di Stadion Sriwedari.
Pada laga pertama, 20 April 1960, Indonesia tampil perkasa dengan menundukkan Malaysia 5-0 di hadapan lebih dari 25 ribu penonton. Gol Indonesia dicetak oleh Omo (dua gol), Timisela, Siang Liong, dan Parhim.
Sehari berselang, Malaysia kembali turun ke lapangan Sriwedari, kali ini menghadapi Persis Solo. Dalam laga tersebut, Persis harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 0-2.
Setelah dari Solo, Malaysia juga melakoni pertandingan lain dan menang telak 5-0 atas PSSI Kombinasi di Lapangan Ikada, Jakarta.
Jejak sejarah kehadiran Timnas Malaysia di Solo masih tersimpan rapi hingga kini. Di Balai Persis, gedung yang berada tepat di depan Monumen Pers, vandel dari Malaysia yang diberikan pada laga tersebut masih terawat dengan baik sebagai saksi bisu pertemuan bersejarah dua negara.
Puluhan tahun berselang, klub-klub Malaysia kembali merasakan atmosfer sepak bola Kota Bengawan. Menjelang kompetisi Divisi Utama musim 2014, Persis Solo menjamu UiTM FC asal Selangor.
Dalam laga uji coba di Stadion Manahan pada 22 Desember 2013, Persis sukses menang 2-1 lewat gol Yanuar Ruspuspito dan Ferryanto.
Tak berhenti di situ, 13 hari kemudian giliran Lions XII—klub asal Singapura yang berlaga di Liga Malaysia—yang merasakan kekuatan Persis. Dalam laga 4 Januari 2014, Persis menang meyakinkan dengan skor 3-0.
Catatan manis lainnya terjadi lebih jauh ke belakang. Pada 4 September 1994, Persis Solo berhasil menundukkan Johor Bahru dengan skor tipis 3-2 di Stadion Sriwedari. Kekalahan itu menjadi yang kedua bagi Johor setelah sehari sebelumnya takluk 1-3 dari Arseto.
Di era modern, Persis kembali menorehkan hasil membanggakan saat menghadapi raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT). Dalam laga uji coba di Stadion Sultan Ibrahim, Sabtu (12/11/2022), Persis menahan imbang JDT 1-1.
Laga ini digelar saat Liga 1 Indonesia tengah berhenti, dan Persis memilih mengisi jeda dengan uji coba internasional.
Pada pertandingan tersebut, Persis menurunkan kekuatan terbaik dengan mengandalkan Muhammad Riyandi, Jaime Xavier, Fabio Beltrame, Alexis Messidoro, Irfan Jauhari, hingga Fernando Rodriguez di lini depan.
Tak hanya di level klub, kontribusi Persis juga tercatat di level tim nasional. Pada tahun 1951, Timnas Indonesia menjalani tur ke Singapura—yang saat itu masih menjadi bagian dari Malaysia.
Dari 18 pemain yang dibawa, dua di antaranya adalah pemain Persis Solo, yakni Sidhi dan Darmadi. Keduanya turut mengantarkan Timnas meraih hasil positif, termasuk kemenangan 7-0 atas Malaysia dan 4-1 atas Singapura A, serta dua hasil imbang melawan Comb Service dan Chinese.
Rangkaian kisah ini menegaskan bahwa Persis Solo bukan sekadar saksi, tetapi juga pelaku penting dalam sejarah panjang sepak bola Indonesia melawan tim-tim Malaysia. (nik)
Editor : Niko auglandy