Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Flare Menyala di Manahan! Puluhan Suporter Persis Solo Diciduk Polisi Usai Laga Kontra Persita Tangerang

Antonius Christian • Senin, 5 Januari 2026 | 11:19 WIB
Suporter Persis Solo menyalakan flare di Stadion Manahan, dalam laga lanjutan Super League.
Suporter Persis Solo menyalakan flare di Stadion Manahan, dalam laga lanjutan Super League.

RADARSOLO.COM — Puluhan suporter Persis Solo diamankan aparat kepolisian seusai pertandingan Persis Solo kontra Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu (4/1/2026).

Penindakan dilakukan lantaran sejumlah suporter nekat menyalakan flare dan mengonsumsi minuman keras setelah laga berakhir.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, mengatakan pihaknya sejak awal telah mengantisipasi potensi kerawanan mengingat laga Persis Solo selalu memiliki animo suporter yang tinggi.

“Pengamanan kami lakukan secara maksimal, baik di dalam maupun di luar stadion. Hasilnya, petugas mengamankan 23 oknum suporter yang kedapatan mengonsumsi minuman keras serta membawa flare dan petasan yang jelas dilarang masuk stadion,” ujar Catur kepada wartawan.

Tak hanya mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berbahaya. Di antaranya 72 red flare, enam smoke, lima pipa asap, serta enam petasan. Seluruh barang tersebut dinilai melanggar standar keamanan stadion dan berpotensi membahayakan keselamatan penonton, pemain, maupun perangkat pertandingan.

“Barang-barang ini sangat berbahaya jika dinyalakan di dalam stadion. Karena itu, kami langsung mengamankan yang bersangkutan dan membawa mereka ke Mako Polresta Surakarta untuk pendataan serta penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolresta.

Dalam pengamanan laga tersebut, Polresta Surakarta mengerahkan 491 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait. Ratusan personel disebar di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area tribun penonton, hingga jalur kedatangan dan kepulangan suporter.

Meski pengamanan telah dilakukan secara ketat, penyelundupan flare masih terjadi.

Di penghujung laga, penyalaan flare dalam jumlah cukup banyak muncul di beberapa titik tribun. Bahkan, pertandingan sempat dihentikan selama beberapa menit akibat asap putih tebal yang menyelimuti stadion dan mengganggu jarak pandang di lapangan.

Namun demikian, aparat keamanan bergerak cepat melakukan pengendalian situasi.

Aksi penyalaan flare oleh sebagian suporter yang diduga kecewa dengan hasil pertandingan berhasil diredam dan tidak berkembang menjadi kericuhan atau gangguan kamtibmas yang lebih besar.

“Alhamdulillah, secara umum pertandingan dapat berjalan aman dan kondusif hingga selesai. Ini berkat kerja sama semua pihak, termasuk mayoritas suporter Persis Solo yang tetap tertib dan mendukung timnya secara sportif,” imbuh Catur.

Dalam pertandingan tersebut, Persis Solo harus mengakui keunggulan Persita Tangerang dengan skor 1–3.

Meski hasil laga tidak sesuai harapan tuan rumah, aparat memastikan proses pembubaran penonton dan arus keluar stadion berjalan tertib tanpa insiden berarti.

Polresta Surakarta kembali mengimbau seluruh suporter sepak bola untuk menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi peraturan, serta tidak membawa maupun menggunakan barang-barang terlarang. Langkah ini dinilai penting demi menjaga keamanan, kenyamanan, serta citra sepak bola Indonesia, khususnya di Kota Solo. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #persita