RADARSOLO.COM – Persis Solo akan jalani laga terakhir di putaran pertama Super League 2025/2026 (Liga 1) melawan Semen Padang, Minggu sore (11/1/2026). Bertanding di Stadion H. Agus Salim, Laskar Sambernyawa datang dengan beben dipundak yang begitu berat. Apalagi kalau bukan rentetan hasil minor, 16 laga terakhir tak pernah bisa menang
Berstatus juru kunci Super League saat ini, Persis tentu sangat ingin meraih tiga poin di laga kali ini. Walau lawannya juga berstatus tim zona merah, namun Semen Padang terlihat lebih pede.
Laga kandang terakhirnya, Semen Padang sukses menjegal Persija Jakarta 1-0, 22 Desember 2025 lalu. Kado kemenangan jelas dibidik Semen Padang untuk para pendukung setianya.
Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija mengingatkan kepada para pemain untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan baik, meskipun hasil yang diraih di beberapa match terakhir belum sesuai harapan.
“Jika kita ingin lebih baik, pemain harus berjuang lebih banyak. Dan ini satu-satunya hal yang harus dilakukan pemain. Jika kita turun (bertanding di lapangan), kita harus berusaha untuk naik ke atas (meraih kemenangan demi mendongkrak posisi di klasemen, Red). Tidak boleh ada pikiran menyerah dan ini sangat penting dan pemain harus tahu,” tegas juru taktik asal Bosnia ini.
Milo berharap pertandingan tandang melawan Semen Padang menjadi kesempatan pemain untuk bangkit. Dia mengakui, laga pekan ke-17 ini harus dimanfaatkan para pemain karena kondisi kedua tim yang sama kurang baik di klasemen.
“Pemain harus berusaha untuk menang. Kami sudah tahu kelemahan mereka. Kemenangan ini akan menjadi bagus untuk kita. Karena ketika besok menang, kita bisa menangkap kemenangan yang lain. Tetapi seperti yang saya katakan, kita tidak akan tahu apa yang terjadi. Jadi semuanya bergantung pada diri pemain. Jika pemain memiliki keinginan dan motivasi, mereka akan memiliki lebih banyak kesempatan. Dan motivasi sebenarnya datang dari diri pemain, bukan dari pelatih,” terang Milo.
Bicara soal head to head, Semen Padang dan Persis Solo sudah bertemu lima kali. Semen Padang menang sekali, sementara Persis dua kali menang. Sisanya dua laga berakhir imbang.
Saat main di H. Agus Salim, Persis susah menang. Dua laga terakhir hanya berakhir kalah (0-1, 2018) dan imbang (0-0 (2024).
Musim lalu laga kedua tim ternyata selalu berakhir imbang. Di laga tandang (29/9/2024), Persis menahan seri Semen Padang 0-0. Sebaliknya saat di Manahan (21/2/2025) giliran Semen Padang mencuri poin (1-1) dari Persis. Pertemuan musim ini, jelas akan sangat menegangkan, kedua tim butuh poin untuk menjauh dari jurang degradasi. (nik)
Editor : Niko auglandy