RADARSOLO.COM - Menjelang sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, Kendal Tornado FC resmi menambah dua amunisi baru, yakni gelandang Firmansyah dan full back kiri Haykal Alhafiz. Kedua pemain ini diperkenalkan secara resmi oleh manajemen, Sabtu (10/1/2026).
Firmansyah sebelumnya membela Persipal Palu. Dia beberapa tahun lalu sempat bergabung dengan Persekat Tegal dan Persis Solo.
Sementara Haykal didatangkan dari Borneo FC dengan status pinjaman.
Kedua pemain langsung dibawa ke Sidoarjo untuk menghadapi Deltras FC dalam laga mendatang.
“Kami resmi mendatangkan Firman dan Haykal untuk memperkuat tim. Harapannya mereka bisa menambah kekuatan dan membantu tim semakin berprestasi,” ujar Manajer Heri Sasongko.
Heri menambahkan, kedatangan kedua pemain ini merupakan hasil analisa kebutuhan tim berdasarkan performa yang sudah dijalani selama kompetisi.
“Hasil diskusi manajemen dan tim pelatih memang Haykal dan Firman masuk skema permainan dan membuat posisi gelandang dan belakang semakin kuat,” tegas dia.
Baca Juga: Kisah Tur Ferroviario Mozambik ke Indonesia Part #1: Dari Hongkong, Saigon dan Merapat ke Jawa
Firmansyah pun menunjukkan antusiasme tinggi setelah diperkenalkan sebagai penggawa Laskar Badai Pantura.
“Kendal Tornado FC serius untuk mendatangkan saya dan sambutan rekan-rekan sangat hangat. Tim ini seperti keluarga, dan kami ingin bersama-sama meraih prestasi,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Haykal Alhafiz, yang kembali dipersatukan dengan beberapa rekannya dari eks skuad Jatim PON 2020, termasuk Ibnu Hajar dan Dimas Sukarno Putra, serta jajaran pelatih Stefan Keeltjes dan Abil Mahdi.
“Alhamdulillah, adaptasi berjalan lancar. Saya juga pernah dilatih coach Stefan, jadi bisa cepat nyambung. Saya pribadi ingin membantu tim meraih prestasi,” ujar Haykal.
Sementara itu, pelatih Stefan Keeltjes menegaskan, manajemen dan tim pelatih tak ingin gegabah mendatangkan pemain baru. Pemilihan dilakukan secara cermat, sesuai kebutuhan tim.
“Kami tidak ingin asal ambil. Kami mencari pemain yang kualitasnya lebih baik dari yang ada sekarang,” kata Stefan. (nik)
Editor : Niko auglandy