Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bursa Transfer Liga 1: Moussa Sidibe Kembali Siap Main di Liga Indonesia, Dipastikan Bukan Ke Persis Solo

Niko auglandy • Selasa, 20 Januari 2026 | 21:56 WIB
Gelandang Persis Solo Moussa Sidibe saat melawan Malut United di Stadion Manahan (12/4/2025)
Gelandang Persis Solo Moussa Sidibe saat melawan Malut United di Stadion Manahan (12/4/2025)

RADARSOLO.COM - Bursa transfer BRI Super League 2025/2026 benar-benar kian memanas. Terbaru, Bhayangkara Presisi Lampung FC menunjukkan keseriusannya membenahi tim jelang putaran kedua kompetisi.

Tim berjuluk The Guardian itu resmi menambah amunisi dengan mendatangkan tiga pemain asing berkarakter menyerang.

Secara resmi, manajemen Bhayangkara FC mengumumkan perekrutan dua winger, Moussa Sidibe dan Privat Mbarga.

Beberapa hari sebelumnya, klub yang bermarkas di Lampung tersebut juga telah lebih dulu memperkenalkan striker Henry Doumbia sebagai bagian dari proyek penguatan lini depan.

Dua nama winger yang didatangkan kali ini bukan sosok asing di kancah sepak bola Indonesia. Privat Mbarga direkrut dari Dewa United FC dengan status pinjaman.

Pemain asal Kamerun itu sebelumnya juga sempat menjadi pilar penting Bali United FC. Pengalamannya di Liga Indonesia diharapkan mampu memberikan dampak instan bagi permainan Bhayangkara FC.

Sementara itu, Moussa Sidibe didatangkan dari klub elite Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT). Meski musim ini menit bermainnya di JDT terbilang terbatas—hanya dua kali tampil di Liga Super Malaysia, dua kali di Piala FA, dan sekali di ASEAN Club Championship—Sidibe bukanlah nama baru bagi publik Tanah Air.

Winger asal Mali tersebut sebelumnya merupakan andalan Persis Solo selama dua musim berturut-turut, yakni pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Adapun Henry Doumbia terakhir memperkuat klub Liga Super Malaysia, PDRM FC, pada musim 2025/2026. Bersama PDRM, penyerang asal Pantai Gading itu mencatatkan empat gol dari tujuh penampilan.

Sebelumnya, Doumbia juga memiliki pengalaman bermain di sejumlah kompetisi luar negeri, mulai dari Liga Libya, Liga Uni Emirat Arab, hingga Liga Thailand.

Kedatangan tiga pemain asing dengan naluri menyerang ini jelas diharapkan mampu mendongkrak daya gedor Bhayangkara FC yang masih belum optimal.

Hingga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, The Guardian baru mampu mencetak 13 gol dan telah kebobolan 18 gol.

Saat ini, skuad asuhan Paul Munster menempati posisi peringkat ke-9 klasemen sementara dengan koleksi 22 poin, hasil dari enam kemenangan, empat hasil imbang, dan tujuh kekalahan.

Catatan kandang Bhayangkara FC terbilang cukup solid. Dari sembilan laga home, Ilija Spasojevic dkk mencatat lima kemenangan, tiga kali imbang, dan satu kekalahan, dengan torehan 11 gol serta hanya kebobolan lima gol.

Sebaliknya, performa tandang masih menjadi pekerjaan rumah besar. Dari delapan laga away, Bhayangkara FC hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan enam kekalahan.

Produktivitas gol juga minim dengan hanya mencetak tiga gol, sementara gawang mereka kebobolan hingga 13 kali.

Dengan tambahan Sidibe, Mbarga, dan Doumbia, Bhayangkara FC kini berharap mampu tampil lebih agresif, terutama saat bermain tandang, demi memperbaiki posisi dan menjaga asa bersaing di papan atas pada paruh kedua musim.(nik) 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #Moussa Sidibe #johor darul ta'zim