Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

7 Pemain Asing Lama Persis Solo Hilang dari Tim, Hanya 2 Yang Masih Terlihat: Rumor Dilepas di Bursa Transfer Semakin Menguat, Satu Nama Menuju PSM

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 23 Januari 2026 | 13:34 WIB
Latihan Persis Solo di Stadion Manahan, Kamis (22/1/2026).
Latihan Persis Solo di Stadion Manahan, Kamis (22/1/2026).

RADARSOLO.COM – Persis Solo kembali melanjutkan perjuangannya di paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu Borneo FC. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jumat (23/1/2026).

Menjelang laga penting tersebut, pemandangan tak biasa terlihat dalam sesi latihan Persis Solo yang digelar di Stadion Manahan, Kamis sore (22/1/2026).

Dari sembilan pemain asing yang sempat masuk skuad pada putaran pertama, tujuh di antaranya tak tampak di lapangan.

Nama-nama seperti Xandro Schenk, Cleylton Santos, Jordy Tutuarima, Fuad Sule, Adriano Castanheira, Zulfahmi Arifin, hingga Gervane Kastaneer absen dari sesi latihan. Praktis, hanya dua pemain asing lama yang terlihat berlatih bersama tim, yakni Kodai Tanaka dan Sho Yamamoto.

Sebaliknya, tiga pemain asing anyar asal Serbia justru sudah bergabung dan mengikuti program latihan. Mereka adalah Vukasin Vranes, Dusan Mijic, dan Miroslav Maricic.

Kehadiran trio ini menjadi sinyal kuat adanya perubahan besar dalam komposisi skuad Laskar Sambernyawa.

Absennya tujuh pemain asing lama pun memicu spekulasi. Apakah mereka dilepas, atau sekadar tak masuk dalam rencana jangka pendek tim? Rumor ke arah perombakan skuad semakin kencang berembus.

Sebelumnya, Zulfahmi Arifin sempat terlihat masih mengikuti agenda Persis Solo di luar lapangan, salah satunya saat hadir dalam kegiatan Persis Go to School bersama pemain anyar Alfriyanto Nico Saputro. Namun, keberadaannya di skuad aktif kini masih menjadi tanda tanya.

Manajemen Persis Solo memang sejak awal telah mengisyaratkan akan ada pergerakan signifikan di bursa transfer paruh musim. Disebutkan, lima hingga tujuh pemain baru bakal didatangkan.

Artinya, kedatangan pemain anyar hampir pasti diikuti dengan kepergian sejumlah nama lama demi menyesuaikan kuota tim.

Kabar yang beredar, Gervane Kastaneer dikabarkan selangkah lagi akan bergabung dengan PSM Makassar. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen terkait status para pemain asing tersebut.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memilih tak banyak membuka kartu.

Dalam sesi konferensi pers jelang laga melawan Borneo FC, pelatih asal Serbia itu tak memberikan jawaban gamblang soal keberadaan pemain asing lamanya. Fokusnya, kata Milomir, adalah membangun perubahan nyata di dalam tim.

“Kita terlalu banyak kebobolan dan kita harus mengubah sesuatu. Itulah mengapa kita mencoba sesuatu yang baru, termasuk mengubah komposisi pemain asing,” ujar Milomir.

Catatan pertahanan Persis memang memprihatinkan. Pada paruh pertama musim ini, Laskar Sambernyawa tercatat sebagai tim dengan kebobolan terbanyak kedua di liga, yakni 38 gol dari 17 pertandingan.

Angka tersebut menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi.

Milomir menegaskan, kualitas individu pemain asing sebelumnya tidak diragukan. Namun, menurutnya, masalah utama terletak pada kurangnya kesatuan sebagai sebuah tim.

“Mereka pemain yang berkualitas, tapi tidak bisa bekerja sebagai satu unit. Kadang tidak perlu pemain hebat, yang penting adalah tim yang solid, bekerja keras bersama, dan punya semangat juang yang sama,” tegasnya.

Perubahan mulai terlihat, namun ada kendala lain yang masih mengganjal.

Hingga berita ini ditulis, tiga pemain asing anyar asal Serbia belum terdaftar secara resmi di sistem I.League.

Kabarnya, Persis masih menghadapi kendala administratif terkait pengurusan KITAS ketiga pemain tersebut. Situasi ini membuat peluang mereka tampil saat menghadapi Borneo FC terbilang tipis.

Absennya mayoritas pemain asing dalam latihan tentu menimbulkan banyak spekulasi. Pasalnya, peran pemain asing kerap menjadi tulang punggung tim dalam menghadapi kompetisi panjang. Terlebih, Persis kini tengah berjuang keluar dari tekanan papan bawah.

Sementara itu, Kodai Tanaka dan Sho Yamamoto tetap terlihat mengikuti seluruh rangkaian latihan seperti biasa di bawah arahan tim pelatih.

Kehadiran pemain-pemain baru juga memberi warna segar, sekaligus mengindikasikan bahwa Persis Solo sedang menyusun ulang kekuatan.

Hilangnya tujuh pemain asing lama bisa dibaca sebagai kode keras bahwa Persis Solo benar-benar melakukan evaluasi menyeluruh.

Manajemen dan tim pelatih tampak serius berbenah, berharap perubahan ini mampu mengangkat performa Laskar Sambernyawa di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #Xandro Schenk #pemain asing