RADARSOLO.COM- PSIK Klaten menapakkan satu kaki di babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah setelah berhasil menumbangkan PSIR Rembang dengan skor 2-0 pada laga leg pertama di Stadion Trikoyo Klaten, Minggu (25/1/2026).
Kini, Laskar Harimau Merapi mengusung misi mempertahankan keunggulan saat bertandang ke markas PSIR di Stadion Krida, Rabu (28/1/2026)
Kemenangan PSIK dibuka melalui gol bunuh diri bek PSIR, Ahmad Irvan Zakaria, pada menit ke-22 yang gagal mengantisipasi tekanan tuan rumah.
Hanya berselang empat menit, Abdul Aziz menggandakan keunggulan pada menit ke-26, yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi bukti kedewasaan bermain anak asuh Koco Pramono. Sebelumnya, PSIK sempat memiliki catatan kurang memuaskan saat melawan PSD Demak dan Revo FC.
Di mana mereka unggul 2-0 di babak pertama namun berakhir imbang karena kehilangan konsistensi di babak kedua.
"Alhamdulillah, hasil hari ini sesuai target. Anak-anak bisa meraih poin di kandang meskipun dengan keterbatasan kedalaman skuad," ujar Pelatih PSIK Klaten, Koco Pramono, usai laga, Minggu (25/1/2026)
Lebih lanjut, Koco tidak menampik adanya kendala fisik yang menghantui timnya. Terutama setelah memasuki menit ke-70 saat melawan PSIR Rembang.
"Jarak kualitas antara pemain inti dan pengganti cukup jauh, itu yang kami khawatirkan. Pemulihan stamina dan asupan gizi menjadi fokus utama kami sebelum berangkat ke Rembang," tambahnya.
Senada dengan pelatih, bek andalan PSIK, Ade Christian Pratama mengakui bahwa faktor kelelahan menjadi tantangan berat. Namun, modal kemenangan 2-0 ini menjadi suntikan semangat tambahan bagi para pemain.
"Pertandingan luar biasa. Kita beruntung bisa mencuri gol di babak pertama dan mempertahankannya dengan segala keterbatasan.
Di Rembang nanti, dengan modal semangat, kami akan berjuang mempertahankan kemenangan ini agar bisa melaju ke 8 besar," tegas Ade.
Di sisi lain, pelatih PSIR Rembang, Budiardjo Thalib, mengakui timnya terkejut dengan gol cepat PSIK.
Meski mendominasi serangan di babak kedua, penyelesaian akhir yang buruk membuat tim berjuluk Laskar Dampo Awang ini gagal mencetak angka.
"Kita punya banyak peluang tapi tidak termanfaatkan. Di kandang nanti, tidak ada pilihan lain selain memenangkan pertandingan dengan selisih lebih dari dua gol," ujar Budiardjo dengan nada optimistis.
Laga penentuan leg kedua akan digelar di Stadion Krida, Rembang pada Rabu (28/1/2026).
PSIK Klaten hanya membutuhkan hasil imbang atau kalah dengan selisih tidak lebih dari satu gol untuk mengunci tempat di babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah. (ren/adi)
Editor : Adi Pras