RADARSOLO.COM – Jelang laga panas antara Persis Solo melawan Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026), perhatian tidak hanya tertuju pada kekuatan kedua tim. Aspek keamanan dan kondusivitas suporter juga menjadi sorotan utama mengingat rivalitas panjang yang mengiringi pertemuan dua klub besar tersebut.
Pertandingan ini diprediksi menyedot ribuan penonton karena memiliki bobot penting dalam perebutan posisi di klasemen BRI Super League 2025/2026. Namun, tingginya atensi ini juga disertai tingkat kerawanan yang perlu diantisipasi dengan matang.
Pasoepati selaku suporter tuan rumah memastikan komitmennya menjaga keamanan Kota Solo selama rangkaian pertandingan. Presiden DPP Pasoepati Arif Jodi Purnomo, menyebut komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk meminimalkan potensi gesekan.
Menurut Jodi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Umum Viking Persib Club Tobias Ginanjar, untuk membahas langkah-langkah pengamanan secara bersama.
“Kami sudah berkomunikasi langsung dengan Mas Tobias. Intinya kami sepakat menjaga kondusivitas Kota Solo,” ujar Jodi kepada Radar Solo.
Dari hasil komunikasi tersebut, disepakati bahwa suporter Persib tidak hadir langsung ke Stadion Manahan. Keputusan tersebut merupakan langkah preventif yang disepakati bersama demi kebaikan semua pihak.
“Ini bukan pelarangan sepihak. Kami menempatkan keselamatan publik sebagai hal paling utama,” tegasnya.
Meski begitu, Jodi mengakui peluang hadirnya oknum suporter tetap ada. Namun, Pasoepati memastikan tidak akan mengambil tindakan sweeping ataupun melakukan aksi di luar koridor hukum.
“Kalau ada yang datang, itu kewenangan panpel dan aparat keamanan. Kami tidak akan melakukan sweeping atau tindakan anarkis,” ujarnya.
Pasoepati bahkan telah menyiapkan tim koordinator lapangan untuk membantu menjaga ketertiban di area stadion. Tim tersebut akan berkoordinasi langsung dengan aparat keamanan dan panitia pelaksana.
Jodi juga mengimbau seluruh suporter Persis agar tidak terpancing provokasi, baik di media sosial maupun di sekitar stadion. Dia meminta suporter tetap fokus memberikan dukungan positif bagi Laskar Sambernyawa.
“Biarkan pemain fokus bertanding. Tugas kita adalah mendukung dengan cara yang benar,” ucapnya.
Dengan berbagai langkah preventif dan koordinasi yang telah dilakukan, Pasoepati berharap laga Persis kontra Persib dapat berlangsung aman, tertib, dan menjadi tontonan berkualitas. Pertandingan ini diharapkan menjadi bukti bahwa rivalitas dalam sepak bola tidak harus berujung konflik. Kedewasaan suporter menjadi kunci terciptanya atmosfer pertandingan yang sehat dan sportif. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy