Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Mimpi Promosi Persika Karanganyar ke Liga 2 Buyar di Depan Mata, Begini Ekspresi Ahmad Bustomi: Drama di UNS, 6 Kartu Kuning dan Adu Penalti Dramatis

Niko auglandy • Minggu, 1 Februari 2026 | 11:13 WIB
Laga Persika Karanganyar vs Persiba Bantul di Stadion UNS (31/1/2026)
Laga Persika Karanganyar vs Persiba Bantul di Stadion UNS (31/1/2026)

RADARSOLO.COM – Drama panjang tersaji pada babak 8 besar Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) ketika Persika Karanganyar berjumpa Persiba Bantul di Stadion UNS Solo, Sabtu (31/1/2026).

Laga yang berlangsung ketat itu harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Persika tampil agresif sejak menit awal. Tekanan yang dibangun sejak awal laga membuahkan hasil pada menit ke-37 lewat sepakan Fadel Ahmad Arrafi. Gol tersebut mengantar Persika unggul 1-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, Persiba meningkatkan intensitas permainan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil ketika Fachrizal Ahnaf Maulana mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-74.

Skor imbang membuat tensi pertandingan meningkat. Beberapa pelanggaran berat terjadi, disusul empat kartu kuning untuk Persiba dan dua kartu kuning bagi pemain Persika di babak tambahan.

Hingga perpanjangan waktu berakhir, skor tetap 1-1. Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Ketegangan muncul ketika kapten Persika, Abi Deva, yang menjadi algojo pertama, gagal mengeksekusi tendangan karena bola melambung di atas gawang.

Dua eksekutor Persika, Romadona Dwi Kusuma dan Irfan Afghoni, berhasil menjalankan tugasnya, namun tidak cukup untuk mengimbangi ketepatan empat penendang Persiba: Mochamad Restu Agung Prasetya, Kaka Irawan, Fachrizal Ahnaf Maulana, dan Sandi Arta Samosir.

Adu penalti ditutup dengan kemenangan Persiba Bantul 4-2, memastikan mereka lolos ke babak semifinal dan membuka peluang promosi ke Liga 2.
Sebaliknya, langkah Persika Karanganyar harus terhenti. Harapan besar untuk naik kasta yang sudah sangat dekat terpaksa kandas begitu saja.

Pelatih Persika Ahmad Bustomi, tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya seusai laga. Ia tetap memberikan apresiasi kepada pemain-pemainnya yang sudah berjuang keras.

“Secara hasil memang bukan yang kami inginkan. Saya bertanggung jawab penuh atas hasil ini. Kami mohon maaf karena target lolos ke Liga 2 gagal kami capai. Delapan bulan bekerja, dan inilah hasil yang harus kami terima,” tutur Bustomi dengan nada berat.

Meski begitu, ia berharap Persika bisa bangkit dan berkembang lebih baik pada musim berikutnya. (nik) 

 



Editor : Niko auglandy
#Liga Nusantara 2016 #Persiba Bantul #Liga 3 #Persika Karanganyar